Laporan press release adalah dokumen yang merangkum hasil sebuah publikasi siaran pers: di media mana saja berita tayang, seberapa luas jangkauannya, bagaimana nada pemberitaannya, dan apa dampaknya terhadap website serta bisnis. Laporan ini dibuat dalam lima langkah: tetapkan tujuan, kumpulkan data, analisis, susun laporan, lalu bagikan ke pemangku kepentingan. Tanpa laporan, publikasi press release hanya berhenti sebagai aktivitas, bukan investasi yang terukur.

Mengapa Laporan Press Release Dibutuhkan
- Membuktikan nilai anggaran PR di hadapan manajemen atau klien.
- Mengetahui media mana yang paling efektif, sehingga distribusi berikutnya lebih tepat sasaran.
- Melihat apakah pesan inti tersampaikan dengan benar di pemberitaan.
- Menjadi dasar perbaikan untuk rilis selanjutnya.
- Menjadi arsip pencapaian untuk laporan tahunan atau materi investor.
5 Langkah Membuat Laporan Press Release
1. Tetapkan Tujuan Laporan
Tentukan dulu pertanyaan apa yang ingin dijawab laporan ini. Tujuan yang berbeda menghasilkan metrik yang berbeda:
| Tujuan Rilis | Metrik Utama |
|---|---|
| Awareness | Jumlah media, estimasi jangkauan pembaca |
| Kredibilitas | Kualitas media, apakah dimuat sebagai artikel utuh |
| SEO | Jumlah dan kualitas backlink, peringkat kata kunci |
| Traffic dan konversi | Sesi rujukan, lead, pendaftaran, penjualan |
| Manajemen isu | Sentimen pemberitaan, akurasi pesan |
2. Kumpulkan Data

- Daftar tautan berita yang tayang, lengkap dengan nama media dan tanggal.
- Google Search Console untuk melihat impresi dan klik kata kunci brand.
- Google Analytics untuk traffic rujukan. Pasang parameter UTM pada tautan di rilis agar sumbernya terbaca jelas.
- Tools SEO untuk mendeteksi backlink baru.
- Pemantauan media sosial untuk melihat percakapan yang muncul.
3. Analisis Data
Jangan berhenti pada angka. Cari polanya:
- Media mana yang paling banyak mendatangkan pembaca ke website?
- Apakah judul yang dipakai media sesuai pesan inti Anda?
- Bagian mana dari rilis yang paling sering dikutip?
- Bagaimana performanya dibanding rilis sebelumnya?
4. Susun Laporan
Struktur laporan yang mudah dibaca manajemen:
- Ringkasan eksekutif: tiga sampai lima kalimat berisi hasil utama.
- Tujuan dan ruang lingkup: judul rilis, tanggal, dan target distribusi.
- Hasil publikasi: tabel media, tanggal tayang, tautan, dan jenis pemuatan.
- Metrik performa: jangkauan, backlink, traffic, dan konversi.
- Analisis sentimen dan akurasi pesan.
- Perbandingan dengan rilis sebelumnya.
- Kesimpulan dan rekomendasi untuk rilis berikutnya.
- Lampiran: tangkapan layar pemberitaan.
5. Bagikan Laporan
Sesuaikan kedalaman laporan dengan pembacanya. Manajemen umumnya cukup membaca ringkasan eksekutif dan rekomendasi, sedangkan tim marketing membutuhkan data detail per kanal. Kirim laporan maksimal dua minggu setelah rilis, saat datanya masih relevan.
Contoh Format Tabel Hasil Publikasi
| Media | Tanggal | Jenis Pemuatan | Sentimen | Backlink |
|---|---|---|---|---|
| Media A | 12 Mar | Artikel utuh | Positif | Ya |
| Media B | 12 Mar | Ringkasan | Netral | Tidak |
| Media C | 13 Mar | Kutipan sebagian | Positif | Ya |
Kapan Laporan Sebaiknya Dibuat

- H+3: laporan cepat berisi daftar media yang sudah memuat.
- H+14: laporan lengkap dengan traffic, backlink, dan sentimen.
- Bulanan atau kuartalan: laporan gabungan seluruh rilis untuk melihat tren.
Tips agar Laporan Lebih Berguna
- Gunakan grafik sederhana, bukan tabel panjang yang sulit dibaca.
- Bandingkan dengan patokan, misalnya rata-rata rilis sebelumnya. Lihat benchmark keberhasilan press release.
- Sampaikan juga hasil yang kurang baik beserta penyebabnya, karena itu yang membuat laporan dipercaya.
- Selalu tutup dengan rekomendasi konkret, bukan sekadar kumpulan angka.
- Gunakan template yang sama setiap periode agar perbandingannya konsisten.
Untuk pengukuran dampak bisnis, lihat cara mengukur konversi dari press release. Untuk pemanfaatan tools, baca tools analisis press release dan AI analytics untuk press release.
Kesalahan Umum dalam Laporan Press Release
- Hanya melaporkan jumlah media tanpa menyebut kualitasnya.
- Memakai estimasi jangkauan yang sangat besar tanpa penjelasan sumbernya.
- Tidak memasang UTM, sehingga dampak ke website tidak bisa dibuktikan.
- Menyembunyikan hasil yang kurang memuaskan.
- Laporan terlalu tebal tanpa ringkasan di halaman pertama.
FAQ
Apa saja isi laporan press release?
Ringkasan eksekutif, daftar media yang memuat, metrik jangkauan dan backlink, data traffic serta konversi, analisis sentimen, perbandingan dengan rilis sebelumnya, dan rekomendasi.
Kapan waktu terbaik membuat laporan?
Laporan cepat pada hari ketiga, dan laporan lengkap sekitar dua minggu setelah rilis, saat data traffic dan backlink sudah terbentuk.
Bagaimana mengukur jangkauan pembaca?
Gunakan data trafik media bila tersedia, atau estimasi dari tools pihak ketiga. Cantumkan sumber estimasinya agar angka tersebut bisa dipertanggungjawabkan.
Apakah perlu melaporkan pemberitaan bernada negatif?
Perlu. Pemberitaan negatif atau netral adalah sinyal penting untuk perbaikan pesan dan pemilihan media berikutnya.
Apa metrik paling penting dalam laporan press release?
Bergantung tujuan. Untuk awareness, jumlah dan kualitas media. Untuk SEO, backlink dan peringkat kata kunci. Untuk penjualan, traffic rujukan dan konversi.
Kesimpulan
Laporan press release mengubah publikasi dari aktivitas menjadi investasi yang terukur. Mulailah dengan menetapkan tujuan, kumpulkan data dari tautan berita hingga analytics, analisis polanya, lalu sajikan dalam laporan ringkas yang ditutup rekomendasi. Dengan format yang konsisten, Anda bisa melihat tren performa PR dari waktu ke waktu, bukan sekadar hasil satu rilis.
Artikel terkait:
- Cara Menganalisis Hasil Press Release Anda
- Pentingnya Backlink dalam Press Release
- Strategi Branding Melalui Press Release
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital
