Benchmark Rata-Rata Keberhasilan Press Release

Press release masih menjadi salah satu strategi komunikasi paling efektif untuk membangun reputasi brand, mengumumkan informasi penting, hingga meningkatkan kepercayaan publik. Namun, keberhasilan press release tidak hanya dinilai dari seberapa cepat berita dirilis—yang terpenting adalah bagaimana hasil yang dicapai setelah publikasi dilakukan.

Di dunia Public Relations (PR), penting untuk memahami benchmark rata-rata keberhasilan press release. Benchmark ini berfungsi sebagai standar pembanding untuk melihat apakah performa press release suatu brand sudah “normal”, di bawah rata-rata, atau bahkan unggul di atas persaingan.

Artikel ini membahas secara lengkap tentang indikator standar, angka rata-rata performa, serta strategi meningkatkan keberhasilan press release agar hasilnya maksimal.


1. Mengapa Benchmark Press Release Penting?

Benchmark digunakan sebagai acuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi PR. Tanpa benchmark, perusahaan tidak akan mengetahui apakah press release yang mereka distribusikan:

  • Menjangkau media yang tepat

  • Dipublikasikan sesuai target

  • Mendapat impresi dan pembaca

  • Meningkatkan awareness brand

  • Memberikan dampak bisnis

Benchmark juga membantu tim PR melakukan perbaikan strategi berdasarkan data yang terukur, bukan sekadar intuisi.


2. Indikator Utama Keberhasilan Press Release

Untuk menentukan benchmark keberhasilan, kita perlu memahami indikator atau Key Performance Indicators (KPI) yang lazim digunakan dalam industri PR. Berikut adalah metrik utama yang biasa dipantau:

a. Jumlah Media yang Meliput

Ini adalah indikator paling dasar dan paling mudah dihitung. Semakin banyak media yang mempublikasikan news release, semakin luas jangkauan informasinya.

b. Kualitas Media

Tidak semua media memiliki bobot yang sama. Publikasi di media nasional tentu memiliki nilai lebih tinggi dibanding media blog pribadi.

Kategori kualitas media:

  • Tier 1: Media nasional, top news portal

  • Tier 2: Media industri/vertical media

  • Tier 3: Blog komunitas, portal lokal, media niche

c. Jumlah Pembaca (Readers / Impressions)

Mengukur potensi audiens yang terekspos pada publikasi tersebut. Ini sering dihitung berdasarkan data traffic masing-masing media.

d. Engagement: Share, Klik, dan Interaksi

Jika press release dipublikasikan di media sosial atau website perusahaan, interaksinya dapat terlihat dari:

  • klik link (CTR)

  • share

  • komentar

  • repost

e. SEO Impact

Press release yang muncul di banyak media dapat meningkatkan:

  • backlink

  • domain authority

  • ranking keyword

f. Sentimen Pemberitaan

Meski dirilis dengan nada positif, reaksi publik atau jurnalis tidak selalu sama. Sentimen sangat menentukan dampak reputasi.

g. Dampak Bisnis atau Exposure

Diukur melalui:

  • peningkatan brand search di Google

  • pertumbuhan social media mention

  • peningkatan leads atau penjualan (jika terkait campaign komersial)


3. Benchmark Rata-Rata Keberhasilan Press Release (Standar Industri)

Angka-angka berikut merupakan rata-rata umum dari industri PR, media monitoring, dan benchmark dari berbagai agency komunikasi di Indonesia.

a. Jumlah Media yang Meliput

  • Rata-rata: 15–30 media

  • Baik: 30–50 media

  • Sangat baik: >100 media (biasanya untuk acara besar, korporasi publik, atau isu nasional)

Untuk press release reguler, angka 20–30 media sudah dianggap cukup kuat.

b. Rate Publikasi

Dari 100 media yang menerima rilis:

  • 20%–40% biasanya mempublikasikan
    Ini dianggap normal.

Jika tingkat publikasi mencapai 50% ke atas, itu menunjukkan:

  • isi rilis sangat menarik

  • hubungan media yang kuat

  • topik sedang relevan

c. Potensi Pembaca (Readers/Impressions)

  • Rata-rata press release mendapatkan 50.000–200.000 impressions

  • Untuk publikasi di media tier 1, angka dapat mencapai 500.000–1.000.000 impressions

d. CTR (Click-Through Rate) untuk Press Release di Website

Jika press release juga dipublikasikan di website brand:

  • Rata-rata CTR: 1%–3%

  • Artikel yang sangat relevan bisa mencapai 5%–7%

e. SEO Impact / Backlink

Rata-rata brand mendapatkan:

  • 10–25 backlink dari publikasi press release

  • Kampanye besar bisa menghasilkan >50 backlink

Backlink dari media nasional biasanya sangat berharga karena meningkatkan domain authority secara signifikan.

f. Sentimen Pemberitaan

Benchmark sentimen normal:

  • 70–90% positif atau netral

  • 10–30% negatif (biasanya berasal dari opini pembaca atau sudut pandang media tertentu)

Jika sentimen negatif lebih dari 30%, ini menjadi sinyal perlu evaluasi strategi komunikasi.


4. Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Press Release

1. Kualitas Penulisan

Press release yang jelas, ringkas, dan newsworthy lebih menarik bagi editor.

2. Topik dan Relevansi

Media lebih tertarik pada:

  • data riset baru

  • isu yang aktual

  • event besar

  • kebijakan perusahaan yang berdampak luas

3. Hubungan dengan Media

Relasi yang baik dengan jurnalis bisa meningkatkan kemungkinan rilis dipublikasikan.

4. Waktu Pengiriman

Hari dan jam tertentu dapat mempengaruhi tingkat publikasi:

  • Waktu terbaik: Selasa–Kamis, pukul 09.00–12.00

5. Kredibilitas Brand

Perusahaan besar atau menteri/pejabat memiliki peluang publikasi lebih tinggi dibanding brand baru.


5. Cara Meningkatkan Keberhasilan Press Release

a. Fokus pada Angle yang Menarik

Jurnalis mencari berita, bukan promosi. Buat angle yang:

  • human interest

  • data-driven

  • relevan dengan isu terkini

b. Gunakan Judul dan Lead yang Kuat

Headline menentukan apakah rilis dibaca atau dilewatkan.

c. Sertakan Data dan Kutipan Resmi

Data riset, survei, kutipan CEO, atau pakar sangat meningkatkan kredibilitas.

d. Sertakan Media Assets

Foto, video, dan infografis membuat artikel lebih mudah dipublikasikan.

e. Distribusi melalui Jaringan yang Tepat

Mengirim ke 200 media tidak efektif jika tidak relevan dengan sektor industri.

f. Lakukan Follow-Up secara Profesional

Follow-up yang sopan dapat menaikkan publikasi hingga 10–20%.

g. Optimalkan untuk SEO

Gunakan keyword yang relevan untuk meningkatkan indeksasi Google.


6. Kesimpulan

Benchmark rata-rata keberhasilan press release membantu perusahaan memahami di mana posisi mereka dalam strategi komunikasi. Dengan mengetahui standar industri—mulai dari jumlah media publikasi, impressions, CTR, hingga sentimen—brand dapat menilai apakah strategi PR mereka sudah efisien.

Keberhasilan press release tidak hanya ditentukan oleh distribusi, tetapi juga kualitas konten, relevansi isu, hubungan dengan media, serta eksekusi follow-up. Jika benchmark ini diterapkan secara konsisten, brand dapat meningkatkan visibilitas, memperkuat reputasi, dan mencapai dampak komunikasi yang lebih optimal.

Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp