Strategi Branding Melalui Press Release

Press release branding adalah penggunaan siaran pers secara terencana untuk membangun persepsi terhadap sebuah merek, bukan sekadar mengumumkan peristiwa. Perbedaannya terletak pada konsistensi: rilis yang berdiri sendiri hanya menghasilkan satu berita, sedangkan rangkaian rilis dengan pesan inti yang sama akan membentuk citra merek di benak publik. Kuncinya ada tiga: pesan yang konsisten, sudut berita yang memberi nilai tambah, dan ritme publikasi yang terjaga.

Strategi branding melalui press release

Mengapa Press Release Berperan dalam Branding

  • Kredibilitas pihak ketiga. Publik lebih percaya pada berita dibanding iklan dari brand itu sendiri.
  • Jejak digital permanen. Saat orang mencari nama brand Anda, pemberitaan media yang muncul membentuk kesan pertama.
  • Menentukan asosiasi merek. Rilis yang konsisten membuat brand Anda diasosiasikan dengan tema tertentu, misalnya keberlanjutan atau pemberdayaan UMKM.
  • Menjangkau pemangku kepentingan sekaligus: pelanggan, mitra, investor, dan calon karyawan.

Menentukan Pesan Inti Merek

Sebelum menulis rilis, tetapkan dua hingga tiga pesan inti yang ingin diasosiasikan dengan merek Anda. Setiap rilis harus memperkuat salah satunya. Contoh kerangka:

Pesan Inti Jenis Berita yang Mendukung
Berpihak pada pelaku usaha kecil Program kemitraan, harga terjangkau, pelatihan mitra
Inovasi berbasis riset Kerja sama dengan kampus, hasil uji, paten
Komitmen keberlanjutan Sertifikasi, penurunan emisi, daur ulang
Kualitas layanan Standar layanan, penghargaan, waktu respons

Tanpa pesan inti, rilis Anda akan terbaca acak dan tidak membentuk citra apa pun.

Langkah Menyusun Press Release untuk Branding

1. Tetapkan Tujuan Setiap Rilis

Tentukan pesan inti mana yang diperkuat rilis ini, dan persepsi apa yang ingin dibentuk. Tujuan ini juga menentukan media mana yang dituju.

2. Cari Sudut yang Memberi Nilai Tambah

Berita yang memuat data baru, insight industri, atau dampak sosial lebih mudah dimuat dibanding pengumuman internal perusahaan. Panduannya ada di cara menentukan news value.

3. Buat Judul yang Mencerminkan Posisi Merek

Judul press release untuk branding

Judul adalah bagian yang paling sering dikutip ulang. Pastikan ia menyebut nama merek dan dampak, bukan sekadar aktivitas.

4. Gunakan Kutipan sebagai Suara Merek

Kutipan pimpinan adalah tempat paling tepat untuk menyampaikan nilai dan pandangan merek. Jaga gaya bicaranya konsisten di setiap rilis, agar publik mengenali suara khas perusahaan Anda.

5. Sertakan Cerita, Bukan Hanya Fakta

Ceritakan alasan di balik keputusan perusahaan: masalah apa yang dilihat, mengapa memilih pendekatan tertentu. Cerita inilah yang diingat pembaca jauh setelah angka terlupakan. Teknisnya dibahas di press release dengan gaya storytelling.

6. Jaga Konsistensi Visual dan Boilerplate

Gunakan logo, gaya foto, dan boilerplate yang sama di seluruh rilis. Konsistensi kecil seperti ini membentuk pengenalan merek dari waktu ke waktu.

Menyusun Ritme Publikasi

Branding terbentuk dari pengulangan, bukan dari satu rilis besar. Susun kalender rilis, misalnya satu hingga dua rilis per kuartal, dengan komposisi:

  • Rilis bisnis: produk, ekspansi, kerja sama, kinerja.
  • Rilis kepemimpinan pemikiran: data, riset, atau pandangan atas isu industri.
  • Rilis dampak sosial: program pemberdayaan atau keberlanjutan.

Kombinasi ini menjaga agar merek Anda tidak hanya terlihat saat sedang berjualan.

Distribusi dan Pengukuran

Distribusi dan pengukuran press release branding

Pilih media yang pembacanya sesuai dengan pemangku kepentingan Anda, lalu amplifikasi di kanal sendiri. Untuk branding, metrik yang paling relevan bukan sekadar jumlah media, melainkan:

  • Akurasi pesan: apakah pesan inti terkutip dengan benar.
  • Sentimen pemberitaan dan percakapan publik.
  • Kenaikan pencarian nama merek di Google.
  • Konsistensi asosiasi: apakah merek Anda mulai dikaitkan dengan tema yang Anda targetkan.
  • Kualitas media yang memuat, bukan hanya kuantitasnya.

Cara menyusun laporannya ada di artikel laporan press release. Untuk membangun otoritas jangka panjang, lihat press release sebagai strategi authority building.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Pesan berbeda-beda di setiap rilis, sehingga citra merek tidak terbentuk.
  • Rilis hanya diterbitkan saat ada produk baru.
  • Terlalu banyak klaim superlatif tanpa bukti.
  • Kutipan pimpinan terdengar seperti naskah iklan.
  • Boilerplate dan gaya visual berubah-ubah.
  • Liputan yang sudah tayang tidak dimanfaatkan ulang.

FAQ

Berapa sering perusahaan sebaiknya menerbitkan press release untuk branding?

Umumnya satu hingga dua rilis per kuartal sudah cukup, asalkan setiap rilis punya nilai berita dan memperkuat pesan inti yang sama.

Apakah press release bisa mengubah persepsi merek yang sudah terbentuk?

Bisa, tetapi butuh waktu dan konsistensi. Satu rilis tidak akan mengubah persepsi, sedangkan rangkaian rilis yang konsisten selama beberapa periode bisa menggeser asosiasi publik.

Apa bedanya press release branding dengan press release biasa?

Rilis biasa berfokus pada satu peristiwa. Rilis branding tetap memberitakan peristiwa, tetapi dirancang untuk memperkuat pesan inti merek secara berulang.

Apakah merek kecil bisa membangun branding lewat press release?

Bisa. Merek kecil justru terbantu karena liputan media mempercepat terbentuknya kepercayaan yang sulit dibangun sendiri.

Metrik apa yang paling penting untuk press release branding?

Akurasi pengutipan pesan inti, sentimen pemberitaan, kualitas media, dan kenaikan pencarian nama merek. Jumlah media hanyalah metrik pendukung.

Kesimpulan

Press release branding bekerja melalui konsistensi, bukan lewat satu publikasi besar. Tetapkan pesan inti merek, pilih sudut berita yang memberi nilai tambah, jaga suara dan visual tetap konsisten, lalu terbitkan secara berkala dengan komposisi berita yang seimbang. Ukur keberhasilannya dari akurasi pesan dan asosiasi merek, bukan sekadar jumlah media yang memuat.

Agar pesan brand terus hidup setelah berita tayang, pelajari menggabungkan press release dengan content marketing.

Artikel terkait:

Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?

Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.

  • Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
  • Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
  • Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
  • Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.

Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.

Konsultasi Gratis via WhatsApp  |  Lihat layanan jasa press release Akudigital

About Tim Akudigital

Tim konten Akudigital, agensi press release, digital PR, dan optimasi SEO, AEO, serta GEO. Menulis panduan praktis seputar publikasi media, hubungan dengan wartawan, dan cara brand dikenali mesin pencari serta asisten AI.

View all posts by Tim Akudigital →