Cara Menentukan News Value dalam Press Release agar Dilirik Media

Dalam dunia publikasi dan public relations (PR), satu hal penting yang menentukan apakah sebuah press release akan dimuat atau diabaikan oleh redaksi media adalah news value — atau yang disebut juga nilai berita.

Sering kali, perusahaan sudah menulis press release dengan rapi dan lengkap, tetapi tetap tidak dimuat oleh media. Penyebab utamanya bukan karena tulisannya buruk, melainkan karena tidak ada nilai berita yang kuat.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menentukan news value dalam press release, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta contoh penerapan nyata agar setiap publikasi kamu lebih menarik bagi jurnalis.


Apa Itu News Value dalam Press Release?

News value atau nilai berita adalah tingkat kepentingan atau daya tarik sebuah peristiwa yang membuatnya layak diberitakan oleh media. Dalam konteks press release, news value menjadi kunci utama agar tulisanmu memiliki relevansi dengan pembaca dan menarik perhatian redaksi.

Bagi jurnalis, tidak semua informasi dianggap “berita”. Misalnya:

  • “Perusahaan X meluncurkan produk baru” mungkin terdengar biasa.

  • Tapi jika dikemas dengan nilai berita seperti “Produk X pertama di Indonesia dengan teknologi hemat energi,” barulah menarik.

Dengan kata lain, news value menjawab pertanyaan:

“Mengapa berita ini penting untuk publik?”

Long-tail keyword: cara menentukan news value dalam press release yang menarik media.


Mengapa News Value Sangat Penting dalam Press Release?

Media memiliki ribuan kiriman press release setiap harinya. Redaksi hanya akan memilih yang benar-benar relevan, menarik, dan memiliki nilai berita tinggi.

Beberapa alasan mengapa news value penting:

  1. Menarik perhatian redaksi dan jurnalis.
    Editor tidak akan melirik artikel promosi yang tidak memiliki nilai berita.

  2. Meningkatkan peluang publikasi.
    Semakin tinggi nilai beritanya, semakin besar kemungkinan dimuat di media besar.

  3. Menambah kredibilitas brand.
    Publikasi dengan news value yang kuat terlihat lebih profesional dan informatif.

  4. Membuat pembaca tertarik membaca sampai selesai.
    Nilai berita yang jelas mampu menggugah rasa ingin tahu audiens.

Long-tail keyword: pentingnya news value dalam press release perusahaan.


Unsur-Unsur News Value dalam Press Release

Secara umum, ada beberapa elemen yang menjadi indikator utama news value. Berikut tujuh unsur penting yang wajib kamu perhatikan:


1. Signifikansi (Significance)

Apakah peristiwa ini berdampak besar bagi masyarakat, industri, atau target audiens?
Misalnya, peluncuran aplikasi yang membantu UMKM bertahan di masa krisis memiliki nilai berita tinggi karena dampaknya luas.


2. Kebaruan (Timeliness)

Media menyukai hal-hal yang baru dan aktual. Pastikan press release kamu menyoroti sesuatu yang sedang terjadi atau baru saja dirilis.
Contoh: “Perusahaan A meluncurkan produk inovatif menjelang Hari Bumi” menunjukkan keterkaitan waktu yang relevan.


3. Kedekatan (Proximity)

Berita akan lebih menarik jika memiliki hubungan geografis atau emosional dengan audiens.
Misalnya, event yang diadakan di kota tertentu lebih menarik bagi media lokal di wilayah tersebut.


4. Keunikan (Uniqueness)

Apakah peristiwa itu berbeda dari yang lain?
Media menyukai sesuatu yang unik, inovatif, atau belum pernah ada sebelumnya.
Contoh: “Startup Indonesia menciptakan baterai biodegradable pertama di Asia.”


5. Konflik atau Tantangan (Conflict)

Konflik tidak selalu berarti negatif. Bisa berupa tantangan yang dihadapi perusahaan atau perubahan besar dalam industri.
Contohnya: “Brand lokal menantang dominasi produk impor dengan inovasi teknologi ramah lingkungan.”


6. Tokoh atau Figur (Prominence)

Kehadiran tokoh terkenal atau figur publik bisa menambah nilai berita.
Misalnya, jika press release menampilkan komentar dari CEO ternama, selebritas, atau pejabat publik, media lebih tertarik menyorotnya.


7. Human Interest (Kemanusiaan)

Cerita yang menyentuh sisi emosional pembaca memiliki daya tarik tinggi.
Misalnya, kisah karyawan disabilitas yang berkontribusi besar dalam proyek perusahaan.

Long-tail keyword: unsur-unsur news value dalam press release yang menarik media.


Cara Menentukan News Value dalam Press Release

Setelah memahami elemen-elemen dasarnya, berikut panduan langkah demi langkah untuk menemukan dan memperkuat news value di dalam press release kamu:


1. Pahami Sudut Pandang Media

Sebelum menulis, posisikan diri kamu sebagai editor media. Tanyakan:

  • Apakah ini penting bagi pembaca umum?

  • Apa dampaknya terhadap masyarakat atau industri?

  • Adakah elemen aktual, unik, atau inspiratif di dalamnya?

Dengan berpikir seperti jurnalis, kamu akan lebih mudah menemukan angle berita yang menarik.


2. Hubungkan dengan Isu Terkini

Cara termudah meningkatkan news value adalah mengaitkan topik dengan tren atau isu aktual.
Contoh:

  • Saat pandemi, banyak media tertarik pada inovasi digital.

  • Menjelang Hari Lingkungan, berita bertema ramah lingkungan lebih mudah dimuat.

Keterkaitan ini menunjukkan bahwa brand kamu up to date dan relevan dengan situasi publik.


3. Tambahkan Data dan Fakta Nyata

Media menyukai press release yang didukung angka, statistik, atau hasil riset.
Contohnya:

“Sebanyak 78% pengguna memilih aplikasi X karena efisiensi waktu hingga 30%.”

Data membuat berita terasa kredibel dan bernilai lebih bagi jurnalis.


4. Gunakan Kutipan dari Tokoh Berwenang

Tambahkan kutipan dari pihak yang memiliki otoritas, seperti CEO, pakar industri, atau pejabat publik.
Selain memperkuat kredibilitas, kutipan juga membuat artikel terasa lebih hidup dan personal.


5. Fokus pada Dampak, Bukan Promosi

Press release bukan iklan. Hindari kalimat seperti:

“Kami bangga menjadi yang terbaik.”

Ganti dengan:

“Produk ini membantu 5.000 UMKM meningkatkan penjualan selama enam bulan terakhir.”

Fokuslah pada manfaat dan dampak nyata, bukan sekadar klaim promosi.


6. Ciptakan Headline yang Berita-Oriented

Judul adalah gerbang pertama yang menentukan apakah redaksi tertarik atau tidak.
Gunakan formula “Apa + Siapa + Dampaknya”, misalnya:

“Startup Lokal Bantu 10.000 Petani Naik Kelas Lewat Aplikasi Pertanian Digital.”


7. Uji News Value Sebelum Dikirim

Sebelum mengirimkan press release, lakukan uji sederhana:

  • Apakah berita ini penting bagi pembaca?

  • Apakah mengandung hal baru?

  • Apakah berdampak luas?
    Jika jawaban “ya” minimal untuk dua poin, maka press release kamu sudah memiliki news value yang cukup kuat.

Long-tail keyword: cara meningkatkan news value dalam press release bisnis.


Contoh News Value yang Kuat dalam Press Release

Tanpa News Value:

“Perusahaan X membuka kantor baru di Jakarta.”

Dengan News Value:

“Perusahaan X membuka kantor inovasi baru di Jakarta untuk menciptakan 500 lapangan kerja bagi lulusan muda.”

Perbedaan kecil pada sudut pandang dan dampak menjadikan berita lebih layak tayang di media.


Kesimpulan

Menentukan news value dalam press release bukan sekadar mencari hal yang “menarik,” tapi memastikan informasi yang kamu sampaikan berarti dan berdampak bagi publik.

Dengan memahami unsur news value — seperti signifikansi, kebaruan, keunikan, dan human interest — serta mengemasnya dengan bahasa yang relevan dan data yang kuat, peluang publikasi kamu di media nasional akan meningkat drastis.

Ingat, redaksi tidak mencari iklan, tetapi cerita yang layak diberitakan.
Jadi, sebelum mengirimkan press release berikutnya, pastikan kamu sudah menemukan nilai beritanya terlebih dahulu.

Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp