Membuat siaran pers (press release) yang efektif sudah merupakan tantangan, apalagi membuatnya menjadi viral. Namun, beberapa perusahaan berhasil melakukannya, mengubah pengumuman rutin menjadi fenomena yang dibicarakan banyak orang. Studi kasus ini menunjukkan bagaimana satu siaran pers yang strategis dapat mencapai jangkauan luar biasa dan membangun brand awareness secara masif.
Studi Kasus: Peluncuran Impossible Burger 2.0

Pada Consumer Electronics Show (CES) 2019, Impossible Foods meluncurkan versi terbaru dari produk daging nabati mereka, Impossible Burger 2.0. Ini bukan sekadar pengumuman produk; ini adalah masterclass dalam menciptakan buzz dan viralitas.
Strategi yang Digunakan:

1. Menggandeng Acara Besar
Impossible Foods tidak hanya merilis siaran pers di situs web mereka. Mereka memilih panggung global sekelas CES, acara teknologi terbesar di dunia, untuk peluncuran ini. Langkah ini menunjukkan bahwa mereka melihat produk mereka sebagai inovasi teknologi, bukan hanya makanan. Lokasi yang tidak biasa ini menarik perhatian media teknologi yang biasanya tidak meliput produk makanan.
2. Fokus pada Visi, Bukan Hanya Produk
Siaran pers tidak hanya menyebutkan bahan atau rasa yang lebih baik. Impossible Foods membangun narasi yang lebih besar. Mereka mengklaim bahwa versi 2.0 adalah “daging yang paling lezat dan paling sehat di planet ini” dan menekankan misi mereka untuk menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan. Bahasa yang ambisius dan berorientasi pada misi ini memicu perdebatan dan liputan yang lebih luas.
3. Data Ilmiah yang Kuat
Siaran pers ini didukung oleh data ilmiah yang solid. Mereka menyertakan perbandingan nutrisi yang mendetail, menunjukkan bahwa Impossible Burger 2.0 memiliki nol kolesterol dan lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan daging sapi. Menggunakan data ini memberikan kredibilitas dan memberikan jurnalis fakta yang dapat mereka kutip.
4. Demonstrasi Langsung dan Pengalaman Sensorik

Di acara tersebut, mereka menyajikan burger secara langsung kepada jurnalis. Siaran pers mereka mendorong jurnalis untuk “datang dan cicipi sendiri,” mengubah peluncuran dari pengumuman pasif menjadi pengalaman yang interaktif. Jurnalis bisa langsung merasakan dan mengonfirmasi klaim produk, yang menghasilkan ulasan dan liputan yang jauh lebih otentik.
Dampak Viral:
Hasilnya luar biasa. Berita tentang Impossible Burger 2.0 tidak hanya diliput oleh media kuliner, tetapi juga oleh media teknologi besar seperti The Verge, CNET, dan Wired. Liputan ini meluas ke media berita umum seperti The New York Times dan The Wall Street Journal. Jangkauan silang ini menciptakan buzz viral yang mengubah Impossible Foods dari perusahaan rintisan niche menjadi pemimpin global dalam industri daging nabati.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Apa pelajaran utama dari studi kasus Impossible Foods? A: Pelajaran utamanya adalah konteks, narasi, dan kredibilitas. Jangan hanya mengumumkan; buatlah sebuah peristiwa, ceritakan kisah yang lebih besar, dan dukung klaim Anda dengan bukti yang kuat.
Q: Apakah ini hanya berlaku untuk perusahaan besar? A: Tidak. Meskipun perusahaan besar memiliki sumber daya lebih, prinsipnya sama untuk semua ukuran perusahaan. Pilihlah panggung yang relevan, bangun narasi yang menarik, dan berikan jurnalis serta publik data atau pengalaman yang berharga.
Q: Bagaimana cara saya membuat siaran pers saya lebih menarik? A: Fokus pada “mengapa” di balik berita Anda. Jangan hanya sebutkan “apa” (produk baru). Jelaskan “mengapa” itu penting bagi audiens Anda, dan ceritakan kisah di balik inovasi atau keputusan tersebut.
Q: Apakah video dan foto wajib ada dalam siaran pers? A: Di era digital, sangat disarankan. Konten visual meningkatkan engagement dan memberikan jurnalis aset yang dapat mereka gunakan BACA ARTIKEL LAINNYA Tren Press Release di Era Digital Marketing
Artikel terkait:
- 5 Press Release Paling Viral Sepanjang Tahun
- Bagaimana Press Release Bisa Meningkatkan Kepercayaan Publik
- 7 Judul Press Release yang Viral di Media Nasional
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital

