Rachel Vennya Roland adalah salah satu nama yang paling bersinar di jagat media sosial Indonesia. Lahir pada 23 September 1995, ia telah bertransformasi dari seorang perias sederhana menjadi seorang selebritas internet (selebgram) dengan jutaan pengikut, pengusaha sukses di berbagai bidang, sekaligus sosok ibu muda yang kerap menjadi perbincangan publik. Kisahnya adalah representasi nyata dari fenomena “demokratainment,” di mana media sosial memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk menjadi figur terkenal dan berpengaruh, tanpa harus melalui jalur selebriti konvensional.
I. Latar Belakang dan Perjuangan Awal
Masa Muda dan Keluarga Broken Home
Rachel Vennya lahir di Jakarta. Ia berasal dari keluarga yang tidak utuh (broken home). Orang tuanya, Andrea Roland dan Vien Tasman, berpisah saat ia masih kecil, dan Rachel tumbuh besar hanya bersama ibunya. Kondisi ini membentuk Rachel menjadi pribadi yang mandiri dan kuat sejak usia muda. Ia menyadari bahwa untuk bertahan dan membantu keluarga, ia harus bekerja keras.
Karier Awal: Dari Perias Hingga Jamu Pelangsing
Sebelum dikenal sebagai selebgram, Rachel memulai kariernya dari bawah. Ia pernah bekerja sebagai perias (make-up artist) dengan bayaran yang relatif kecil. Meskipun gajinya minim, ia gigih menekuni bidang ini.
Titik awal kewirausahaan Rachel dimulai saat ia mencoba berjualan secara online. Produk pertamanya yang sukses adalah jamu pelangsing yang ia namai Slim Beauty Product (resepnya berasal dari sang ibu). Rachel memanfaatkan Instagram, yang saat itu mulai populer, sebagai platform utama untuk memasarkan produknya. Ia memasarkan produk ini dengan cerita yang relatable dan otentik, membangun koneksi pribadi dengan para pengikutnya.
II. Puncak Ketenaran: Selebgram, Pernikahan Fairytale, dan Endorsement Miliaran
Menjadi Bintang di Media Sosial
Ketenaran Rachel Vennya mulai meroket sekitar tahun 2016. Awalnya, ia dikenal karena menjalin hubungan asmara dengan Niko Al Hakim (Okin). Kisah cinta mereka, yang dipublikasikan secara terbuka di media sosial, menarik perhatian publik. Pengikut Instagram Rachel melonjak drastis karena konten-konten lifestyle pribadinya yang dianggap menarik, otentik, dan inspiratif.
Rachel berhasil membangun persona online yang kuat sebagai seorang wanita muda, ambisius, dan pekerja keras yang sukses meniti karir dari nol. Kontennya mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari kecantikan, fashion, hingga kisah kesehariannya yang relatable.
Pernikahan Mewah Bak Negeri Dongeng
Pada 7 Januari 2017, Rachel Vennya dan Niko Al Hakim melangsungkan pernikahan yang sangat mewah dan menjadi trending topic nasional. Pernikahan yang mengusung tema Disney tersebut diperkirakan menelan biaya fantastis dan disebut-sebut sebagai salah satu pernikahan selebgram paling termewah di Indonesia pada saat itu. Publik menjuluki pernikahan mereka sebagai fairytale wedding, yang semakin mengukuhkan citra glamor dan sukses Rachel di mata warganet.
Kehidupan pernikahan dan kelahiran kedua anaknya—Xabiru Oshe Al Hakim dan Aurorae Chava Al Hakim—semakin memperkuat branding Rachel, terutama di kalangan ibu muda. Konten tentang parenting dan keluarga yang ia bagikan di media sosial dan YouTube sangat populer.
Mesin Pencetak Uang: Endorsement dan Bisnis

Dengan jumlah pengikut yang mencapai jutaan, Rachel Vennya menjadi salah satu influencer termahal di Tanah Air. Rate card endorsement-nya dikabarkan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk sekali unggahan. Ia menjadi mitra bagi berbagai merek terkemuka, mulai dari produk kecantikan, fashion, hingga parenting.
Selain endorsement, Rachel juga menunjukkan naluri bisnis yang tajam. Ia mendirikan dan mengembangkan beberapa lini bisnis yang sukses:
- Kuliner: Mendirikan dan mengembangkan merek-merek populer seperti Sate Taichan Goreng dan Ngikan Yuk, serta bisnis makanan bayi dan balita, Lokasaji.
- Fashion dan Gaya Hidup: Memiliki clothing line Raven is Odd yang menyasar pasar milenial dengan desain unik.
- Kecantikan: Melanjutkan bisnis jamu dan produk kecantikan.
Kombinasi antara popularitas sebagai selebgram dan kesuksesan sebagai pengusaha menempatkan Rachel Vennya sebagai sosok public figure yang sangat kaya dan berpengaruh.
III. Pendidikan, Filantropi, dan Kontroversi
Pendidikan Tinggi dan Komitmen Akademik
Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha dan influencer, Rachel Vennya menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dengan prestasi yang membanggakan, bahkan dikabarkan menjadi lulusan terbaik. Ia sempat melanjutkan studi magister (S2) di kampus yang sama sebelum mengundurkan diri. Komitmennya untuk menyeimbangkan karir dan pendidikan menjadi nilai inspiratif tersendiri bagi para pengikutnya.
Aksi Filantropi dan Social Awareness
Meskipun sering disorot karena gaya hidup glamor, Rachel juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Ia menggunakan platform besarnya untuk melakukan penggalangan dana online untuk berbagai tujuan sosial, termasuk bantuan bencana, kesehatan anak, dan dukungan bagi korban kekerasan. Keterlibatannya dalam kampanye Justice for Audrey pada tahun 2019 menunjukkan kesadaran sosialnya yang tinggi. Aksi filantropi ini semakin memperkuat citranya sebagai influencer yang peduli.
Ujian dan Badai Kontroversi

Perjalanan Rachel Vennya sebagai public figure tidak lepas dari badai kontroversi. Kehidupannya yang hyper-exposed di media sosial membuatnya rentan terhadap pengawasan publik yang intens (participatory surveillance).
Pada awal tahun 2021, ia mengumumkan perceraiannya dengan Niko Al Hakim. Keputusan ini mengejutkan publik karena kisah mereka selama ini dianggap sebagai relationship goals. Tak lama kemudian, pada akhir tahun 2020, ia juga menjadi perbincangan hangat setelah melepas hijab yang telah ia kenakan selama beberapa tahun.
Kontroversi terbesar yang sempat meredupkan namanya adalah kasus pelanggaran karantina COVID-19 setelah kembali dari Amerika Serikat pada tahun 2021. Kasus ini membawanya ke ranah hukum dan memicu hujatan besar-besaran dari warganet. Rachel menghadapi konsekuensi atas tindakannya dan menunjukkan upayanya untuk bertanggung jawab.
IV. Warisan dan Pengaruh Digital
Terlepas dari pasang surut dalam kehidupan pribadinya, Rachel Vennya tetap menjadi salah satu influencer paling berpengaruh di Indonesia. Ia adalah simbol generasi muda yang memanfaatkan teknologi untuk meraih kemandirian finansial dan ketenaran.
Kisah Rachel mengajarkan bahwa di era digital, otentisitas dan konsistensi dalam membangun personal branding adalah kunci. Ia tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual kisahnya—seorang wanita yang berhasil mengatasi kesulitan keluarga, bekerja keras, membangun bisnis dari nol, dan pada saat yang sama, berupaya menjadi ibu yang baik dan sosok yang peduli. Rachel Vennya adalah anomali di industri hiburan modern: seorang figur yang lahir dari demokrasi media sosial, yang kini mengendalikan kerajaan bisnis dan memiliki daya pengaruh yang sangat besar di Tanah Air.
Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp


