Bahasa jurnalistik adalah ragam bahasa yang digunakan dalam penulisan berita, dengan ciri utama singkat, padat, sederhana, lugas, jelas, dan menarik. Tujuannya agar informasi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang dalam waktu singkat. Siaran pers yang ditulis dengan bahasa jurnalistik lebih mudah diterima redaksi karena tidak perlu banyak disunting.
Ciri-Ciri Bahasa Jurnalistik
| Ciri | Artinya |
|---|---|
| Singkat | Tidak bertele-tele, langsung ke pokok |
| Padat | Setiap kalimat membawa informasi |
| Sederhana | Memakai kata yang dipahami pembaca umum |
| Lugas | Tegas dan tidak berbunga-bunga |
| Jelas | Tidak menimbulkan tafsir ganda |
| Menarik | Membuat pembaca mau melanjutkan |
| Taat kaidah | Mengikuti ejaan dan tata bahasa baku |
Kaidah Penulisan yang Perlu Diperhatikan
- Kalimat aktif lebih mudah dipahami daripada kalimat pasif.
- Satu gagasan per kalimat, hindari kalimat berlapis.
- Paragraf pendek, dua sampai empat kalimat.
- Hindari singkatan yang tidak umum, atau tulis kepanjangannya pada penyebutan pertama.
- Hindari istilah teknis tanpa penjelasan.
- Hindari kata sifat berlebihan dan klaim tanpa dasar.
- Ikuti ejaan baku sesuai Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.
Contoh Perbaikan
| Kurang Jurnalistik | Lebih Jurnalistik |
|---|---|
| Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pelanggan setia, perusahaan telah melakukan peluncuran sebuah aplikasi yang sangat inovatif. | Perusahaan meluncurkan aplikasi untuk mempercepat layanan pelanggan. |
| Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait dengan industri ini. | Acara dihadiri 120 pelaku industri dari 14 kota. |
| Produk ini merupakan solusi terbaik dan terdepan di pasar. | Produk ini memangkas waktu pengolahan dari enam jam menjadi dua jam. |
Kata yang Sebaiknya Dihindari
- “Dalam rangka”, “adapun”, “di mana” sebagai penghubung yang tidak perlu.
- “Sangat”, “amat”, “paling” tanpa dasar data.
- “Terdepan”, “terbaik”, “nomor satu” tanpa pembanding.
- “Telah melakukan peluncuran” yang bisa diganti “meluncurkan”.
- “Para pelanggan-pelanggan” dan bentuk jamak ganda lainnya.
Bahasa Jurnalistik dalam Siaran Pers
Siaran pers yang ditulis dengan bahasa iklan hampir pasti disunting besar-besaran atau ditolak. Redaksi lebih menyukai rilis yang sudah mendekati gaya berita, karena bisa diolah dengan cepat. Ini tidak berarti rilis harus kaku. Bahasa jurnalistik justru menuntut kejelasan dan daya tarik, hanya saja daya tarik itu datang dari fakta dan cerita, bukan dari kata sifat.
FAQ
Apa itu bahasa jurnalistik?
Ragam bahasa dalam penulisan berita yang singkat, padat, sederhana, lugas, jelas, dan menarik.
Apa beda bahasa jurnalistik dan bahasa iklan?
Bahasa jurnalistik mengutamakan fakta dan kejelasan, sedangkan bahasa iklan mengutamakan persuasi dan sering memakai kata sifat berlebihan.
Apakah bahasa jurnalistik harus baku?
Umumnya mengikuti kaidah bahasa baku, tetapi tetap mengutamakan kata yang mudah dipahami pembaca umum.
Berapa panjang kalimat yang ideal?
Tidak ada angka baku, tetapi kalimat dengan satu gagasan utama lebih mudah dipahami.
Mengapa siaran pers perlu memakai bahasa jurnalistik?
Agar mudah diolah redaksi dan tidak ditolak karena terbaca seperti iklan.
Kesimpulan
Bahasa jurnalistik membuat informasi mudah dipahami dan mudah diolah redaksi. Gunakan kalimat aktif, satu gagasan per kalimat, kata yang sederhana, dan fakta sebagai daya tarik. Siaran pers yang ditulis dengan cara ini lebih cepat lolos meja redaksi.
Artikel terkait:
- Cara Efektif Membuat Press Rilis untuk Calon Legislatif
- Cara Membuat Press Release dengan Gaya Percakapan: Strategi Komunikasi yang Lebih Dekat dengan Audiens
- Menghindari Bahasa Klise dalam Press Release
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital
