Mendistribusikan siaran pers (press release) adalah langkah penting dalam membangun reputasi dan menyebarkan informasi. Namun, satu siaran pers saja tidak cukup. Agar pesan Anda efektif, Anda harus bisa menyesuaikannya dengan gaya media yang berbeda. Dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat meningkatkan kemungkinan siaran pers Anda untuk diterbitkan dan menarik perhatian jurnalis.
Pahami Media yang Anda Targetkan

Sebelum Anda menulis satu kata pun, lakukan riset. Setiap media punya gaya dan audiensnya masing-masing. Jurnalis di media berita harian akan mencari cerita yang ringkas dan langsung ke intinya, sementara majalah gaya hidup mungkin lebih tertarik pada narasi yang lebih panjang dan personal.
- Media Berita Umum: Fokus pada fakta utama (siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana). Tulis judul yang menarik, dan tempatkan informasi paling penting di paragraf pertama. Gunakan bahasa yang lugas, ringkas, dan profesional.
- Media Digital/Blog: Mereka sering kali lebih kasual, interaktif, dan visual. Anda bisa menggunakan daftar poin, subjudul, dan menyertakan gambar atau video yang relevan. Gaya bahasanya bisa lebih santai dan bercerita.
- Majalah Khusus atau Jurnal Industri: Audiens mereka sangat spesifik dan ahli di bidangnya. Gunakan jargon teknis jika diperlukan, dan berikan detail yang lebih mendalam yang relevan dengan niche mereka. Jurnalis di sini akan menghargai data, statistik, dan wawasan dari ahli.
Sesuaikan Judul dan Paragraf Pertama

Judul dan paragraf pertama (lead paragraph) adalah bagian paling krusial. Jurnalis membaca ratusan siaran pers setiap hari, dan Anda hanya punya waktu beberapa detik untuk menarik perhatian mereka.
- Untuk Media Berita: Buat judul yang informatif dan ringkas, misalnya, “Perusahaan X Meluncurkan Produk Y untuk Atasi Masalah Z.” Di paragraf pertama, berikan semua fakta kunci secara langsung.
- Untuk Majalah atau Blog: Anda bisa menggunakan judul yang lebih provokatif atau naratif. Contohnya, “Bagaimana Solusi Inovatif dari Perusahaan X Akan Mengubah Rutinitas Harian Anda.” Paragraf pertamanya bisa lebih fokus pada narasi atau pertanyaan yang mengundang rasa penasaran.
Gunakan Kutipan yang Relevan

Kutipan atau quotes memberikan sentuhan manusiawi pada siaran pers. Sesuaikan isinya agar selaras dengan media yang Anda tuju.
- Untuk Media Berita: Kutipan dari CEO atau juru bicara harus profesional dan memberikan pesan kunci atau visi perusahaan.
- Untuk Media Gaya Hidup: Kutipan bisa lebih personal, menceritakan kisah atau inspirasi di balik produk.
- Untuk Jurnal Industri: Kutipan bisa dari ahli teknis atau manajer produk yang memberikan wawasan mendalam tentang teknologi atau data.
Pilih Konten Visual yang Tepat

Visual adalah elemen penting yang sering diabaikan.
- Media Berita dan Digital: Jurnalis sering membutuhkan foto beresolusi tinggi, grafik, atau video singkat. Sediakan ini dalam kit media Anda.
- Majalah Khusus: Mereka mungkin memerlukan foto produk beresolusi sangat tinggi atau infografis yang detail. Pastikan semua visual relevan dengan cerita yang Anda sampaikan.
Tinjau dan Kirim dengan Bijak
Setelah siaran pers Anda disesuaikan, periksa kembali. Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan. Saat mengirim, jangan kirim massal ke semua jurnalis. Kirimkan email yang personal dan spesifik ke jurnalis yang menurut Anda paling mungkin tertarik dengan cerita Anda.
Menyesuaikan siaran pers adalah strategi yang ampuh untuk membangun hubungan baik dengan media dan memastikan pesan Anda sampai kepada audiens yang tepat. Ini menunjukkan bahwa Anda memahami kebutuhan jurnalis, yang pada akhirnya akan meningkatkan kredibilitas Anda dan peluang cerita Anda untuk dipublikasikan.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Mengapa saya harus menyesuaikan setiap siaran pers? Bukankah itu membuang waktu? A: Tidak. Menyesuaikan siaran pers menunjukkan bahwa Anda memahami audiens dan gaya media tersebut. Ini meningkatkan peluang siaran pers Anda untuk diterbitkan, karena jurnalis lebih mungkin menggunakan materi yang sudah sesuai dengan format mereka tanpa banyak revisi.
Q: Seberapa banyak saya harus mengubah siaran pers saya? A: Anda tidak perlu menulis ulang semuanya. Fokuslah pada judul, paragraf pertama, dan kutipan. Perubahan kecil ini bisa membuat perbedaan besar. Isi inti siaran pers dapat tetap sama, tetapi cara penyampaiannya yang disesuaikan.
Q: Apa saja yang harus ada di dalam kit media? A: Kit media harus berisi siaran pers, foto beresolusi tinggi (format JPG atau PNG), logo perusahaan, informasi kontak juru bicara, dan tautan ke video atau aset digital lainnya.
Q: Bagaimana cara menemukan kontak jurnalis yang tepat? A: Anda dapat menggunakan layanan basis data media, mengikuti jurnalis di media sosial, atau membaca kolom nama mereka untuk melihat spesialisasi mereka. Jangan mengirimkan siaran pers tentang teknologi ke jurnalis yang meliput gaya hidup.
Baca juga Manfaat Press Release dalam Mempromosikan Layanan Digital Marketing
Artikel terkait:
- Cara Membuat Press Release dengan Gaya Storytelling
- Cara Membuat Press Release untuk Startup Baru
- Strategi Membuat Press Release Pariwisata
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital

