Dalam dunia organisasi nonprofit, komunikasi publik merupakan elemen kunci untuk memastikan pesan, program, dan kampanye dapat menjangkau audiens secara luas. Salah satu alat komunikasi paling efektif adalah press release. Dokumen singkat namun strategis ini membantu nonprofit menyampaikan informasi penting kepada media, membangun kredibilitas, dan meningkatkan kesadaran publik.
Namun, membuat press release untuk lembaga nonprofit tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Berbeda dengan perusahaan komersial yang cenderung mengedepankan penjualan, nonprofit harus menonjolkan misi sosial, dampak masyarakat, dan nilai kemanusiaan. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana membuat press release nonprofit yang efektif, menarik, dan relevan bagi media.
Mengapa Lembaga Nonprofit Membutuhkan Press Release

Ada beberapa alasan mengapa press release menjadi strategi penting dalam aktivitas komunikasi nonprofit:
1. Meningkatkan Visibilitas dan Awareness Publik
2. Membangun Kredibilitas
Pemberitaan media yang objektif membantu membangun kepercayaan publik. Ketika sebuah lembaga nonprofit muncul di berbagai kanal media dengan informasi yang jelas, transparan, dan faktual, masyarakat akan merasa lebih yakin terhadap integritas serta profesionalisme organisasi tersebut. Eksposur yang konsisten juga memberikan kesan bahwa lembaga tersebut aktif, akuntabel, dan benar-benar menjalankan program yang berdampak. Pada akhirnya, kehadiran rutin di media menjadi salah satu indikator kredibilitas yang membuat publik, donatur, maupun mitra potensial lebih percaya untuk terlibat dan mendukung misi organisasi.
3. Mendukung Kampanye dan Penggalangan Dana
Press release sangat efektif untuk mengumumkan kampanye donasi, kegiatan amal, penggalangan dana, atau laporan dampak tahunan.
Sebagai alat komunikasi yang terstruktur dan mudah disebarkan, press release memungkinkan lembaga nonprofit menjangkau media, publik, serta calon donatur secara lebih luas dalam waktu singkat. Melalui rilis yang jelas dan informatif, organisasi dapat menjelaskan tujuan kampanye, urgensi yang ingin diangkat, serta manfaat nyata dari kontribusi masyarakat. Selain itu, press release juga membantu menyoroti pencapaian dan transparansi lembaga, seperti laporan dampak tahunan yang merangkum penggunaan dana, jumlah penerima manfaat, dan hasil program sepanjang tahun. Dengan strategi penyebaran yang tepat, press release mampu meningkatkan awareness, menggerakkan empati publik, dan mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi sosial yang sedang dijalankan.
4. Memperkuat Kemitraan
Organisasi sering bekerja sama dengan pemerintah, perusahaan, maupun komunitas lokal untuk menjalankan berbagai program sosial. Dengan publikasi yang dirancang dengan baik, tingkat kepercayaan dan ketertarikan pihak ketiga untuk bergabung dalam kolaborasi akan meningkat. Informasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami membantu mitra potensial melihat nilai dari kerja sama tersebut, sehingga peluang sinergi, pendanaan, maupun dukungan operasional menjadi lebih besar.
Jenis-Jenis Press Release yang Umum untuk Nonprofit
Nonprofit dapat membuat berbagai jenis press release, di antaranya:
1. Peluncuran Program atau Inisiatif Baru
Digunakan ketika organisasi meluncurkan program sosial, workshop, kampanye edukasi, atau layanan baru.
2. Pengumuman Event
Contohnya seminar, konferensi, aksi sosial, peresmian fasilitas, hingga konser amal.
3. Laporan Dampak Tahunan
Menyampaikan pencapaian, jumlah penerima manfaat, atau data penting lain untuk menunjukkan transparansi.
4. Kerja Sama Strategis
Misalnya kerja sama dengan lembaga pemerintah, sponsor perusahaan, atau kolaborasi dengan NGO lain.
5. Penggalangan Dana
Pengumuman open donation, crowdfunding, charity run, dan kegiatan pengumpulan donasi lainnya.
Struktur Press Release untuk Lembaga Nonprofit

Agar press release mudah dipahami oleh media, struktur penulisan harus rapi dan profesional. Berikut susunannya:
1. Headline yang Menarik dan Informatif
Gunakan kalimat singkat, jelas, dan langsung menuju inti berita.
Contoh: “Lembaga XYZ Luncurkan Program Pendidikan Gratis untuk Anak Putus Sekolah di Papua”
2. Subheadline (Opsional)
Kalimat pendukung yang memberikan gambaran tambahan.
3. Dateline
Berisi tempat dan tanggal pembuatan press release.
4. Lead Paragraph (5W+1H)
Lead yang kuat akan memudahkan jurnalis memahami poin penting. Sertakan:
-
Apa
-
Siapa
-
Kapan
-
Di mana
-
Mengapa
-
Bagaimana
5. Body Paragraph
Bagian ini menjelaskan detail peristiwa, data pendukung, kutipan dari tokoh internal nonprofit, dan manfaat bagi masyarakat.
6. Kutipan Narasumber
Biasanya dari direktur, koordinator program, atau tokoh masyarakat.
7. Informasi Tentang Organisasi (About Us)
Sertakan profil singkat lembaga nonprofit dan link ke website resmi.
8. Contact Person
Cantumkan kontak Humas agar media mudah menghubungi.
Tips Penting Membuat Press Release Nonprofit yang Efektif

1. Fokus pada Dampak Sosial
Media tertarik pada isu-isu yang membawa solusi atau dampak signifikan. Tekankan bagaimana program nonprofit membantu masyarakat.
2. Gunakan Data yang Akurat
Angka membuat press release lebih kredibel. Misalnya:
-
Jumlah penerima manfaat
-
Donasi terkumpul
-
Persentase peningkatan program
3. Hindari Bahasa Promosi
Press release nonprofit harus informatif, tidak berlebihan atau terkesan menjual.
4. Sertakan Elemen Emosional
Karena nonprofit bergerak di sektor sosial, pendekatan empati sangat penting.
5. Lampirkan Media Kit
Tambahkan foto, video, atau infografik untuk memperkuat pemberitaan.
6. Distribusikan ke Media yang Relevan
Kirim ke media nasional, portal berita lokal, media komunitas, hingga influencer sosial.
Contoh Singkat Press Release Nonprofit
Judul:
Yayasan Cahaya Bangsa Gelar Program Beasiswa untuk 1.000 Anak dari Keluarga Pra-Sejahtera
Lead:
Jakarta, 26 November 2025 — Yayasan Cahaya Bangsa hari ini mengumumkan peluncuran Program Beasiswa Harapan Baru yang ditujukan untuk 1.000 anak dari keluarga pra-sejahtera di wilayah Jabodetabek. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kutipan:
“Pendidikan adalah jembatan utama untuk memutus rantai kemiskinan,” ujar Direktur Yayasan Cahaya Bangsa, Dina Lestari.
Kesalahan yang Harus Dihindari
-
Menulis terlalu panjang tanpa struktur.
-
Tidak mencantumkan kontak narahubung.
-
Menggunakan jargon yang sulit dipahami publik.
-
Mengirim press release pada waktu yang tidak tepat (misalnya akhir pekan).
-
Tidak mengecek fakta sebelum mengirim ke media.
Strategi Distribusi Press Release Nonprofit
Untuk hasil optimal, nonprofit dapat melakukan langkah berikut:
1. Gunakan Media List yang Tersegmentasi
Klasifikasikan media berdasarkan topik: edukasi, kesehatan, lingkungan, sosial, dan sebagainya.
2. Manfaatkan Email Marketing
Kirim press release melalui email dengan CTA yang jelas.
3. Posting di Website Resmi
Tambahkan di halaman “News” atau “Press Room”.
4. Bagikan di Media Sosial
LinkedIn, Facebook Page, dan Instagram cocok untuk meningkatkan jangkauan publik.
5. Hubungi Jurnalis Secara Personal
Bangun hubungan baik dengan media untuk meningkatkan peluang publikasi.
Kesimpulan
Press release adalah alat komunikasi penting bagi lembaga nonprofit untuk meningkatkan visibilitas, menarik dukungan publik, dan membangun kredibilitas. Dengan menyusun press release yang informatif, fokus pada dampak sosial, dan didukung data akurat, nonprofit dapat memperkuat strategi komunikasi mereka dan memperluas dampak ke masyarakat. Press release yang efektif akan membantu organisasi mencapai tujuan, baik dalam kampanye penggalangan dana, peluncuran program, maupun peningkatan awareness publik.
Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp

