Struktur redaksi media umumnya terdiri dari pemimpin redaksi di puncak, diikuti redaktur pelaksana, redaktur atau editor per rubrik, lalu reporter dan fotografer di lapangan. Setiap posisi punya peran berbeda dalam menentukan berita yang tayang. Mengenal strukturnya membantu Anda mengirim siaran pers kepada orang yang tepat, bukan sekadar ke alamat redaksi umum.
Posisi Utama dalam Redaksi
| Posisi | Peran Utama |
|---|---|
| Pemimpin Redaksi | Penanggung jawab isi dan arah kebijakan redaksi |
| Wakil Pemimpin Redaksi | Membantu pemimpin redaksi menjalankan kebijakan |
| Redaktur Pelaksana | Mengelola operasional harian dan jadwal tayang |
| Redaktur / Editor Desk | Mengelola satu rubrik, menugaskan dan menyunting |
| Editor Bahasa | Memeriksa ejaan, tata bahasa, dan konsistensi gaya |
| Reporter / Wartawan | Meliput, mewawancarai, dan menulis berita |
| Fotografer / Videografer | Menghasilkan materi visual |
| Kontributor | Wartawan di daerah atau lepas yang mengirim berita |
Nama jabatan dan susunannya berbeda antar media. Media kecil bisa merangkap beberapa peran, sedangkan media besar memiliki lapisan yang lebih banyak.
Siapa yang Sebaiknya Dihubungi
| Kebutuhan | Kontak yang Tepat |
|---|---|
| Mengirim rilis rutin | Reporter yang meliput bidang Anda |
| Berita yang lebih besar | Redaktur desk terkait |
| Koreksi atau hak jawab | Redaksi melalui kanal resmi |
| Kerja sama konten berbayar | Bagian iklan atau bisnis, bukan redaksi |
| Sengketa pemberitaan serius | Pemimpin redaksi melalui surat resmi |
Satu hal yang perlu diingat: redaksi dan bagian bisnis adalah dua hal terpisah. Menawarkan kerja sama iklan kepada reporter, atau meminta pemberitaan kepada bagian iklan, menempatkan kedua pihak dalam posisi canggung.
Mengenal Desk atau Rubrik
Media besar membagi redaksinya menjadi desk sesuai bidang, misalnya ekonomi, teknologi, gaya hidup, politik, olahraga, dan daerah. Setiap desk memiliki redaktur dan reporter sendiri. Rilis tentang peluncuran aplikasi sebaiknya sampai ke desk teknologi, bukan desk ekonomi, meski keduanya berada di media yang sama.
Mengapa Mengirim ke Alamat Umum Kurang Efektif
- Alamat redaksi umum menerima sangat banyak email setiap hari.
- Tidak ada jaminan rilis diteruskan ke desk yang relevan.
- Rilis kehilangan sentuhan personal yang membuat jurnalis mau membuka.
- Sulit menindaklanjuti karena tidak jelas siapa yang menerima.
Cara Menemukan Kontak yang Tepat
- Lihat nama penulis pada berita yang topiknya mirip dengan rilis Anda.
- Periksa halaman susunan redaksi di situs media.
- Catat siapa yang konsisten meliput bidang Anda.
- Kumpulkan dalam media list yang dikelompokkan per bidang.
- Perbarui berkala karena wartawan sering berpindah desk atau media.
Membangun Hubungan dengan Tiap Level
- Reporter: kirim informasi yang relevan dengan bidang liputannya dan responsif saat dikonfirmasi.
- Redaktur: hubungi untuk berita besar, dengan materi lengkap dan sudut yang jelas.
- Pemimpin redaksi: umumnya hanya untuk urusan kelembagaan atau sengketa serius.
Melompati reporter dan langsung menghubungi atasannya untuk urusan rutin sering dianggap tidak menghargai kerja di lapangan.
FAQ
Apa beda redaktur dan reporter?
Reporter meliput dan menulis berita, sedangkan redaktur menugaskan, menyunting, dan memutuskan berita yang tayang di rubriknya.
Siapa yang paling tepat menerima siaran pers?
Reporter yang meliput bidang Anda, atau redaktur desk terkait untuk berita yang lebih besar.
Apakah boleh mengirim rilis langsung ke pemimpin redaksi?
Untuk rilis rutin sebaiknya tidak. Pemimpin redaksi umumnya menangani kebijakan dan urusan kelembagaan.
Apa itu desk dalam redaksi?
Unit kerja berdasarkan bidang liputan, seperti ekonomi, teknologi, atau gaya hidup, yang memiliki redaktur dan reporter sendiri.
Apakah bagian iklan bisa membantu agar berita dimuat?
Tidak untuk berita. Bagian iklan menangani konten berbayar seperti advertorial, yang diberi label terpisah dari isi redaksi.
Kesimpulan
Struktur redaksi menentukan ke mana siaran pers Anda seharusnya dikirim. Kenali perbedaan peran reporter, redaktur, dan pemimpin redaksi, kirim rilis ke desk yang relevan, pisahkan urusan redaksi dari urusan iklan, dan bangun hubungan dengan orang yang memang meliput bidang Anda.
Artikel terkait:
- Masa Depan Press Release di Era AI
- 5 Alasan Mengapa Press Release Tidak Diliput Media
- Press Release: Pengertian, Manfaat dan Contohnya
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital
