Cara mengadakan konferensi pers terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Persiapan mencakup penentuan tujuan, penyusunan pesan inti, pemilihan waktu dan tempat, serta pengiriman undangan media. Pelaksanaan mencakup registrasi, pemaparan, sesi tanya jawab, dan dokumentasi. Tindak lanjut mencakup pengiriman siaran pers, pemantauan pemberitaan, dan evaluasi.
Kapan Konferensi Pers Diperlukan
Tidak semua berita perlu konferensi pers. Format ini tepat ketika:
- Ada pengumuman besar yang kemungkinan menimbulkan banyak pertanyaan.
- Terjadi krisis yang memerlukan penjelasan langsung.
- Ada peluncuran yang perlu dilihat dan dicoba langsung oleh jurnalis.
- Dibutuhkan pernyataan bersama dari beberapa pihak.
Untuk pengumuman rutin, siaran pers biasanya lebih efisien bagi semua pihak.
Tahap Persiapan
1. Tentukan Tujuan dan Pesan Inti
Rumuskan satu pesan utama dan maksimal tiga pesan pendukung. Semua materi dan jawaban harus mengarah ke sana.
2. Pilih Waktu dan Tempat
Hari kerja pagi hingga siang umumnya paling cocok, karena memberi ruang bagi jurnalis mengejar tenggat. Hindari berbenturan dengan agenda besar lain. Untuk tempat, pastikan akses mudah, jaringan internet stabil, pencahayaan memadai, dan tersedia area untuk kamera.
3. Susun Daftar Undangan
Undang media yang memang meliput bidang Anda. Kirim undangan 5–7 hari sebelumnya, lalu konfirmasi ulang sehari sebelum acara.
4. Siapkan Materi
- Siaran pers yang siap dibagikan.
- Media kit berisi foto, data, dan profil narasumber.
- Materi presentasi yang ringkas.
- Daftar pertanyaan yang mungkin muncul beserta jawabannya.
5. Siapkan Narasumber
Batasi jumlah narasumber, idealnya dua sampai tiga orang. Lakukan latihan tanya jawab, termasuk untuk pertanyaan yang sulit. Tentukan siapa yang menjawab topik apa.
Susunan Acara
| Waktu | Agenda |
|---|---|
| 30 menit sebelum | Registrasi dan pembagian media kit |
| 0–5 menit | Pembukaan oleh moderator |
| 5–20 menit | Pemaparan oleh narasumber utama |
| 20–45 menit | Sesi tanya jawab |
| 45–60 menit | Doorstop, wawancara khusus, dan foto |
Total idealnya tidak lebih dari satu jam. Konferensi pers yang terlalu panjang membuat jurnalis kehilangan waktu menulis.
Saat Pelaksanaan
- Mulai tepat waktu, meski belum semua undangan hadir.
- Moderator mengatur alur dan membatasi jumlah pertanyaan per penanya.
- Jawab dengan jujur. Jika belum tahu, katakan akan ditindaklanjuti, dan tepati janji itu.
- Hindari pernyataan spekulatif, terutama dalam situasi krisis.
- Catat pertanyaan yang belum terjawab beserta penanyanya.
- Dokumentasikan acara dengan foto dan rekaman.
Tindak Lanjut
- Kirim siaran pers dan foto resolusi tinggi pada hari yang sama.
- Jawab pertanyaan yang tertunda dalam 1×24 jam.
- Kirim materi kepada media yang berhalangan hadir.
- Pantau pemberitaan dan periksa akurasi pesan inti.
- Evaluasi: jumlah media hadir, jumlah berita tayang, dan kesesuaian pesan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Mengadakan konferensi pers untuk berita yang tidak cukup besar.
- Undangan dikirim terlalu mendadak.
- Terlalu banyak sambutan seremonial sebelum masuk inti.
- Narasumber tidak siap menghadapi pertanyaan sulit.
- Tidak menyediakan siaran pers tertulis, sehingga jurnalis mengandalkan catatan sendiri.
- Tidak ada tindak lanjut setelah acara selesai.
FAQ
Berapa lama idealnya konferensi pers?
Sekitar 45–60 menit, termasuk sesi tanya jawab. Lebih dari itu, jurnalis kehilangan waktu untuk menulis dan mengirim berita.
Kapan undangan media sebaiknya dikirim?
Lima sampai tujuh hari sebelum acara, dengan konfirmasi ulang sehari sebelumnya.
Apakah perlu menyediakan konsumsi?
Boleh sebagai bentuk keramahan, tetapi bukan hal utama. Yang jauh lebih menentukan adalah nilai berita dan kelengkapan materi.
Bagaimana jika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab?
Sampaikan bahwa informasinya belum dapat dikonfirmasi, jelaskan kapan jawabannya akan diberikan, lalu tepati. Hindari menjawab dengan spekulasi.
Apakah konferensi pers bisa digelar daring?
Bisa, dan sering lebih efisien. Pastikan koneksi stabil, sediakan materi yang bisa diunduh, dan tetap buka sesi tanya jawab.
Kesimpulan
Konferensi pers efektif ketika beritanya memang besar dan persiapannya matang. Tetapkan pesan inti, undang media yang relevan jauh hari, jaga acara tetap ringkas, siapkan narasumber menghadapi pertanyaan sulit, lalu tindak lanjuti dengan siaran pers dan jawaban atas pertanyaan yang tertunda.
Artikel terkait:
- Pengertian Press Conference atau Konferensi Pers
- Persiapan Konferensi Pers : Panduan Terbaik
- Apa Itu Media Kit? Isi, Fungsi, dan Contoh untuk Brand
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital
