Cara mengecek media terverifikasi Dewan Pers cukup sederhana: buka situs resmi Dewan Pers, masuk ke menu data perusahaan pers, ketik nama media, lalu lihat status verifikasinya. Statusnya ada dua, yaitu Terverifikasi Administratif dan Terverifikasi Faktual. Bila nama media tidak muncul sama sekali, artinya media tersebut belum tercatat dalam pendataan Dewan Pers.
Pemeriksaan ini penting bagi siapa pun yang akan memublikasikan siaran pers, memasang iklan, atau menjalin kerja sama dengan media. Kredibilitas berita tentang brand Anda bergantung pada kredibilitas media yang memuatnya.
Langkah Mengecek Status Media
- Buka situs resmi Dewan Pers di dewanpers.or.id.
- Masuk ke menu data perusahaan pers.
- Ketik nama media pada kolom pencarian. Coba juga nama badan hukumnya, karena nama yang tercatat kadang berbeda dari nama situs.
- Periksa kolom status: Terverifikasi Administratif atau Terverifikasi Faktual.
- Cocokkan detailnya seperti nama penanggung jawab dan alamat kantor dengan yang tercantum di situs media.
Prosesnya hanya beberapa menit, tetapi bisa mencegah Anda menghabiskan anggaran publikasi di media yang tidak jelas.
Arti Dua Status Verifikasi
| Status | Artinya |
|---|---|
| Terverifikasi Administratif | Dokumen legal dan persyaratan administrasi dinyatakan lengkap |
| Terverifikasi Faktual | Setelah lolos administratif, Dewan Pers memeriksa langsung kantor redaksi, wartawan, dan operasionalnya |
| Tidak tercatat | Belum masuk pendataan Dewan Pers |
Verifikasi faktual adalah tahap yang lebih tinggi. Pada tahap ini, tim verifikator mendatangi kantor redaksi untuk memastikan media tersebut benar-benar beroperasi, bukan hanya ada di atas kertas.
Mengapa Status Verifikasi Penting bagi Bisnis
- Kredibilitas berita. Pemberitaan di media yang jelas identitasnya lebih dipercaya pembaca, mitra, dan calon investor.
- Kepastian pertanggungjawaban. Perusahaan pers memiliki badan hukum dan penanggung jawab yang bisa dihubungi bila terjadi kekeliruan.
- Jalur penyelesaian sengketa. Sengketa pemberitaan dengan perusahaan pers dapat ditempuh melalui mekanisme Dewan Pers.
- Nilai untuk visibilitas daring. Media yang aktif dan kredibel cenderung lebih dibaca dan lebih mudah ditemukan mesin pencari.
Catatan Penting Sebelum Menyimpulkan
Status verifikasi adalah indikator yang berguna, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Beberapa hal yang perlu dipahami:
- Belum terverifikasi tidak selalu berarti abal-abal. Sebagian media yang sah masih dalam proses pendataan.
- Terverifikasi tidak menjamin jumlah pembaca. Media kecil bisa terverifikasi tetapi pembacanya terbatas.
- Logo Dewan Pers di situs bukan bukti. Selalu cek langsung ke basis data resmi.
- Status bisa berubah. Periksa ulang secara berkala, terutama untuk kerja sama jangka panjang.
Indikator Lain yang Perlu Diperiksa
| Indikator | Yang Dicari |
|---|---|
| Halaman redaksi | Nama pemimpin redaksi, alamat, dan kontak yang jelas |
| Konsistensi terbit | Berita baru setiap hari, bukan sesekali |
| Ragam berita | Bukan hanya berisi konten titipan |
| Pedoman media siber | Tercantum di situs |
| Kanal koreksi | Ada mekanisme hak jawab dan ralat |
| Keterbacaan | Berita muncul di mesin pencari dan dibagikan pembaca |
Saat Memilih Jasa Distribusi Press Release
Banyak penyedia jasa menjanjikan publikasi di puluhan hingga ratusan media. Angka itu baru berarti bila medianya jelas. Sebelum memutuskan, minta daftar media secara spesifik, bukan sekadar jumlah. Periksa beberapa di antaranya di basis data Dewan Pers, lihat contoh berita yang pernah tayang, dan nilai apakah media tersebut benar-benar dibaca audiens yang Anda tuju.
Penyedia yang kredibel tidak keberatan diperiksa. Justru keengganan memberikan daftar media adalah tanda yang perlu diwaspadai.
FAQ
Di mana mengecek media terverifikasi Dewan Pers?
Melalui menu data perusahaan pers di situs resmi Dewan Pers, dengan mengetik nama media pada kolom pencarian.
Apa beda terverifikasi administratif dan faktual?
Administratif berarti dokumennya lengkap. Faktual berarti Dewan Pers sudah memeriksa langsung kantor dan operasional redaksinya.
Apakah media yang belum terverifikasi pasti abal-abal?
Tidak selalu. Sebagian masih dalam proses. Gunakan indikator lain seperti halaman redaksi, konsistensi terbit, dan kanal koreksi.
Apakah verifikasi wajib bagi media?
Pendataan merupakan mekanisme Dewan Pers untuk mendorong profesionalisme. Status terverifikasi memberi nilai tambah kepercayaan bagi media yang memilikinya.
Perlukah mengecek media sebelum mengirim press release?
Sangat disarankan, terutama bila Anda membayar untuk penempatan. Pastikan anggaran dipakai untuk media yang jelas dan relevan.
Kesimpulan
Mengecek status media di basis data Dewan Pers hanya butuh beberapa menit, tetapi menentukan kredibilitas pemberitaan tentang brand Anda. Gunakan status verifikasi sebagai indikator awal, lengkapi dengan pemeriksaan halaman redaksi dan konsistensi terbit, dan minta daftar media yang spesifik dari setiap penyedia jasa publikasi.
Artikel terkait:
- Apa Itu Media Tier 1, Tier 2, dan Tier 3: Mengenal Klasifikasi Media dalam Dunia Publikasi
- Jenis-jenis Media Publikasi : Panduan Lengkap
- Pengertian Media Online serta Kelebihan & Kekurangannya
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital
