Wartawan memilih narasumber berdasarkan tiga pertimbangan utama: kewenangan atau keahlian orang tersebut atas topik, kedekatannya dengan peristiwa, dan kesediaannya memberi keterangan tepat waktu. Setelah itu, wartawan memverifikasi apakah narasumber benar-benar memiliki kapasitas yang diklaim. Memahami cara ini membantu perusahaan menyiapkan juru bicara yang tepat untuk setiap jenis berita.
Jenis Narasumber dalam Berita
| Jenis | Contoh | Nilai bagi Berita |
|---|---|---|
| Pihak berwenang | Pejabat, direksi, juru bicara resmi | Pernyataan resmi yang bisa dipertanggungjawabkan |
| Ahli | Akademisi, peneliti, praktisi senior | Penjelasan dan konteks |
| Saksi atau pelaku | Orang yang mengalami langsung | Detail dan sisi manusiawi |
| Pihak terdampak | Pelanggan, warga, karyawan | Dampak nyata dari peristiwa |
| Dokumen | Laporan, data, putusan | Bukti yang dapat diverifikasi |
Kriteria yang Dinilai Wartawan
- Kewenangan: apakah orang ini berhak berbicara atas nama lembaganya.
- Kompetensi: apakah keahliannya relevan dengan topik.
- Kedekatan: apakah ia terlibat langsung atau hanya mendengar dari orang lain.
- Rekam jejak: apakah keterangannya sebelumnya akurat.
- Kepentingan: apakah ada benturan kepentingan yang perlu diungkap.
- Ketersediaan: apakah bisa dihubungi sebelum tenggat.
Cara Wartawan Memverifikasi
- Memeriksa jabatan dan afiliasi melalui sumber resmi.
- Mencocokkan klaim dengan dokumen atau data.
- Meminta konfirmasi dari pihak lain yang relevan.
- Menelusuri rekam jejak pernyataan sebelumnya.
- Menanyakan dasar dari angka atau klaim yang disampaikan.
Prinsip verifikasi ini sejalan dengan kewajiban menguji informasi dalam Kode Etik Jurnalistik. Narasumber yang memudahkan verifikasi, misalnya dengan menyertakan data dan dokumen, cenderung dihubungi kembali.
Menyiapkan Narasumber dari Perusahaan Anda
| Jenis Berita | Narasumber yang Tepat |
|---|---|
| Strategi dan arah bisnis | Direktur utama atau pendiri |
| Detail produk dan teknologi | Kepala produk atau teknis |
| Kinerja keuangan | Direktur keuangan |
| Isu industri | Pakar internal yang menguasai bidangnya |
| Dampak bagi pengguna | Pelanggan atau mitra yang bersedia |
Cantumkan profil singkat setiap narasumber di media kit: nama, jabatan, bidang keahlian, foto resmi, dan kontak. Ini mempercepat kerja wartawan dan mengurangi risiko salah penulisan jabatan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Menghadirkan pejabat tinggi yang tidak menguasai detail.
- Narasumber sulit dihubungi saat wartawan mengejar tenggat.
- Klaim tanpa data yang bisa diverifikasi.
- Beberapa juru bicara memberi keterangan yang berbeda.
- Tidak menyebut benturan kepentingan yang relevan.
FAQ
Mengapa wartawan meminta narasumber lain selain perusahaan?
Untuk keberimbangan. Pandangan pihak lain membuat berita lebih kredibel di mata pembaca.
Siapa narasumber yang paling dicari?
Yang berwenang atau ahli di bidangnya, responsif, dan mampu menjelaskan dengan bahasa sederhana.
Apakah boleh menggunakan narasumber anonim?
Itu keputusan redaksi dengan pertimbangan tertentu. Bagi perusahaan, pernyataan resmi dengan nama jelas jauh lebih bernilai.
Bagaimana mempermudah verifikasi?
Sertakan data, sumber, dan dokumen pendukung bersama keterangan Anda.
Perlukah profil narasumber di media kit?
Sangat disarankan, agar wartawan mudah menemukan, menghubungi, dan menulis nama serta jabatan dengan benar.
Kesimpulan
Wartawan memilih narasumber yang berwenang, kompeten, dekat dengan peristiwa, dan responsif, lalu memverifikasinya. Siapkan juru bicara yang sesuai dengan jenis berita, lengkapi dengan data yang mudah diverifikasi, dan sediakan profil narasumber agar perusahaan Anda menjadi sumber yang dicari.
Artikel terkait:
- Apa Itu Reporter? Definisi dan Perannya
- Apa Saja Tugas Wartawan? Simak Penjelasannya
- Cara Melakukan Wawancara Jurnalistik yang Baik
Ingin Press Release Anda Benar-Benar Tayang di Media?
Menyusun naskah yang layak berita baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan rilis itu sampai ke redaksi yang tepat dan benar-benar dipublikasikan. Di sinilah jasa press release Akudigital bisa membantu.
- Penulisan naskah bergaya jurnalistik oleh tim yang terbiasa menulis untuk redaksi media.
- Pemilihan media yang relevan dengan industri dan target audiens Anda.
- Distribusi ke jaringan media online nasional, tanpa perlu menghubungi redaksi satu per satu.
- Laporan tautan berita yang tayang, sehingga hasilnya bisa Anda ukur.
Belum yakin momen bisnis Anda layak diberitakan? Ceritakan dulu rencananya, dan tim kami bantu mencarikan sudut beritanya.
Konsultasi Gratis via WhatsApp | Lihat layanan jasa press release Akudigital
