Dalam era digital, informasi menyebar dengan cepat ke berbagai penjuru dunia. Bagi perusahaan, lembaga pendidikan, hingga organisasi non-profit, press release menjadi salah satu cara paling efektif untuk menyampaikan informasi resmi. Namun, agar pesan lebih luas dan menjangkau audiens internasional, dibutuhkan strategi khusus yaitu press release multibahasa.
Artikel ini akan membahas tips membuat press release multibahasa yang profesional, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan citra merek di tingkat global.
Sebelum masuk ke teknis, penting untuk memahami alasan mengapa press release multibahasa diperlukan:
Menjangkau audiens global
Dengan menggunakan lebih dari satu bahasa dalam press release, pesan yang disampaikan tidak hanya menjadi lebih inklusif, tetapi juga lebih mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai negara, sehingga peluang untuk menjangkau audiens internasional semakin besar dan efektivitas komunikasi perusahaan pun meningkat
Meningkatkan kredibilitas
Perusahaan atau organisasi yang mampu merilis informasi dalam berbagai bahasa akan dipandang lebih profesional, kredibel, dan menunjukkan keseriusan dalam menjangkau pasar internasional, karena hal ini menandakan kesiapan mereka untuk berkomunikasi dengan audiens global secara efektif serta menghargai keberagaman budaya dan bahasa.
Mendukung ekspansi bisnis
Apabila sebuah bisnis mulai memperluas target pasar ke luar negeri, penggunaan press release multibahasa menjadi strategi yang sangat efektif untuk memperkenalkan produk atau layanan. Dengan menyampaikan informasi dalam bahasa yang familiar bagi audiens internasional, pesan akan lebih mudah diterima, membangun kepercayaan, serta membuka peluang yang lebih besar untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Memperkuat branding
Publikasi multibahasa mampu menegaskan posisi perusahaan sebagai brand yang inklusif, modern, serta memiliki visi global. Dengan menghadirkan informasi dalam berbagai bahasa, perusahaan menunjukkan keterbukaan terhadap keragaman budaya, meningkatkan kepercayaan dari audiens internasional, sekaligus memperkuat citra sebagai entitas yang siap bersaing dan berkembang di level internasional
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda terapkan saat menyusun press release multibahasa agar hasilnya maksimal:
Langkah pertama adalah menentukan bahasa yang digunakan. Umumnya, bahasa utama adalah bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Lalu, sesuaikan bahasa tambahan dengan target audiens, misalnya:
Bahasa Mandarin untuk pasar Tiongkok
Bahasa Arab untuk pasar Timur Tengah
Bahasa Jepang atau Korea untuk pasar Asia Timur
Tips: Fokus pada bahasa yang paling relevan dengan target audiens, jangan terlalu banyak menggunakan bahasa yang tidak diperlukan.
Banyak perusahaan melakukan kesalahan dengan hanya mengandalkan mesin penerjemah otomatis. Hasilnya, pesan bisa salah arti atau terdengar kaku.
Solusi terbaik:
Gunakan jasa penerjemah profesional yang memahami konteks bisnis dan komunikasi.
Pilih penerjemah yang menguasai gaya bahasa jurnalistik agar press release tetap menarik.
Bahasa bukan hanya soal kata-kata, tapi juga budaya. Misalnya, cara menyampaikan informasi formal di Jepang berbeda dengan di Amerika.
Contoh:
Bahasa Inggris cenderung lebih langsung dan to the point.
Bahasa Jepang lebih formal dan penuh sopan santun.
Menyesuaikan gaya bahasa dengan budaya lokal akan membuat audiens merasa lebih dihargai.
Struktur dasar press release sebaiknya tetap dipertahankan dalam semua bahasa, yaitu:
Judul yang menarik
Lead atau pembuka yang jelas (5W + 1H: What, Who, When, Where, Why, How)
Isi utama yang menjelaskan detail informasi
Kutipan narasumber untuk memperkuat kredibilitas
Informasi kontak agar mudah dihubungi media
Dengan menjaga struktur, press release akan mudah dipahami meskipun diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.
Jika ada istilah khusus seperti nama produk, slogan, atau tagline, sebaiknya gunakan secara konsisten di semua bahasa.
Contoh:
Nama brand Akudigital tetap sama meskipun diterjemahkan ke bahasa lain.
Tagline bisa disesuaikan, tetapi tetap mempertahankan makna utama.
Hal ini penting untuk membangun brand awareness yang kuat.
Selain sekadar menerjemahkan, Anda juga bisa menambahkan sedikit sentuhan lokal agar press release terasa lebih relevan.
Contoh:
Untuk pasar Indonesia, sertakan data atau fakta yang relevan dengan kondisi lokal.
Untuk pasar global, gunakan data riset internasional agar lebih kredibel.
Agar lebih menarik, sertakan lampiran berupa gambar, infografis, atau video yang juga mendukung multibahasa. Visual akan membantu memperjelas pesan meskipun pembaca memiliki keterbatasan bahasa.
Sebelum dipublikasikan, lakukan proofreading untuk memastikan tidak ada kesalahan grammar atau konteks.
Langkah ini bisa dilakukan oleh editor internal atau pihak ketiga agar hasil lebih akurat dan profesional.
Misalnya, sebuah perusahaan teknologi di Indonesia meluncurkan aplikasi edukasi. Mereka ingin menjangkau pasar Asia Tenggara dan global.
Versi Bahasa Indonesia: Fokus pada manfaat aplikasi bagi pelajar lokal.
Versi Bahasa Inggris: Soroti potensi aplikasi dalam mendukung pendidikan global.
Versi Bahasa Thailand: Tambahkan fitur yang relevan dengan kurikulum setempat.
Dengan begitu, satu informasi bisa disampaikan dengan nuansa berbeda sesuai target audiens.
Mengandalkan mesin penerjemah sepenuhnya tanpa editing.
Mengabaikan budaya lokal sehingga pesan kurang relevan.
Menggunakan istilah yang berbeda-beda sehingga membingungkan pembaca.
Tidak melakukan proofreading sebelum dipublikasikan.
Membuat press release multibahasa bukan sekadar menerjemahkan kata per kata. Dibutuhkan strategi, pemahaman budaya, hingga konsistensi brand agar pesan tersampaikan dengan baik.
Dengan menerapkan tips membuat press release multibahasa seperti menentukan bahasa target, menggunakan penerjemah profesional, menyesuaikan budaya lokal, dan menjaga konsistensi istilah, publikasi Anda akan lebih kredibel dan mampu menjangkau audiens global.
Press release multibahasa adalah investasi jangka panjang bagi bisnis atau organisasi yang ingin memperluas jangkauan komunikasi ke pasar internasional.
1. Apakah press release multibahasa wajib untuk semua bisnis?
Tidak wajib, tapi sangat disarankan jika bisnis menargetkan pasar internasional atau memiliki audiens global.
2. Berapa bahasa ideal untuk press release?
Cukup 2–3 bahasa sesuai target audiens utama. Jangan terlalu banyak agar tetap fokus.
3. Apakah bisa menggunakan Google Translate untuk press release?
Boleh sebagai referensi awal, tetapi hasil akhir sebaiknya diperiksa dan diperbaiki oleh penerjemah profesional.
4. Apa bedanya press release multibahasa dengan localized press release?
Press release multibahasa hanya menerjemahkan, sedangkan localized press release menyesuaikan konten dengan budaya dan kebutuhan lokal.
Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release murah Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release murah Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp
BACA JUGA Press Release dalam Dunia Pendidikan: Sekolah dan Universitas
Di era digital yang serba cepat, press release tidak lagi cukup hanya dikirim ke redaksi…
Di era digital 2026, press release bukan lagi sekadar dokumen formal yang dikirim massal ke…
Di era digital yang semakin matang pada tahun 2026, persaingan antar brand tidak lagi hanya…
Press release atau siaran pers telah lama menjadi alat utama dalam dunia public relations (PR)…
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah hampir seluruh aspek dunia digital,…
Di era digital yang semakin kompetitif, press release tidak lagi sekadar dokumen pengumuman formal untuk…