Press release masih menjadi salah satu strategi komunikasi paling efektif untuk membangun reputasi brand, mengumumkan informasi penting, hingga meningkatkan kepercayaan publik. Namun, keberhasilan press release tidak hanya dinilai dari seberapa cepat berita dirilis—yang terpenting adalah bagaimana hasil yang dicapai setelah publikasi dilakukan.
Di dunia Public Relations (PR), penting untuk memahami benchmark rata-rata keberhasilan press release. Benchmark ini berfungsi sebagai standar pembanding untuk melihat apakah performa press release suatu brand sudah “normal”, di bawah rata-rata, atau bahkan unggul di atas persaingan.
Artikel ini membahas secara lengkap tentang indikator standar, angka rata-rata performa, serta strategi meningkatkan keberhasilan press release agar hasilnya maksimal.
Benchmark digunakan sebagai acuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi PR. Tanpa benchmark, perusahaan tidak akan mengetahui apakah press release yang mereka distribusikan:
Menjangkau media yang tepat
Dipublikasikan sesuai target
Mendapat impresi dan pembaca
Meningkatkan awareness brand
Memberikan dampak bisnis
Benchmark juga membantu tim PR melakukan perbaikan strategi berdasarkan data yang terukur, bukan sekadar intuisi.
Untuk menentukan benchmark keberhasilan, kita perlu memahami indikator atau Key Performance Indicators (KPI) yang lazim digunakan dalam industri PR. Berikut adalah metrik utama yang biasa dipantau:
Ini adalah indikator paling dasar dan paling mudah dihitung. Semakin banyak media yang mempublikasikan news release, semakin luas jangkauan informasinya.
Tidak semua media memiliki bobot yang sama. Publikasi di media nasional tentu memiliki nilai lebih tinggi dibanding media blog pribadi.
Kategori kualitas media:
Tier 1: Media nasional, top news portal
Tier 2: Media industri/vertical media
Tier 3: Blog komunitas, portal lokal, media niche
Mengukur potensi audiens yang terekspos pada publikasi tersebut. Ini sering dihitung berdasarkan data traffic masing-masing media.
Jika press release dipublikasikan di media sosial atau website perusahaan, interaksinya dapat terlihat dari:
klik link (CTR)
share
komentar
repost
Press release yang muncul di banyak media dapat meningkatkan:
backlink
domain authority
ranking keyword
Meski dirilis dengan nada positif, reaksi publik atau jurnalis tidak selalu sama. Sentimen sangat menentukan dampak reputasi.
Diukur melalui:
peningkatan brand search di Google
pertumbuhan social media mention
peningkatan leads atau penjualan (jika terkait campaign komersial)
Angka-angka berikut merupakan rata-rata umum dari industri PR, media monitoring, dan benchmark dari berbagai agency komunikasi di Indonesia.
Rata-rata: 15–30 media
Baik: 30–50 media
Sangat baik: >100 media (biasanya untuk acara besar, korporasi publik, atau isu nasional)
Untuk press release reguler, angka 20–30 media sudah dianggap cukup kuat.
Dari 100 media yang menerima rilis:
20%–40% biasanya mempublikasikan
Ini dianggap normal.
Jika tingkat publikasi mencapai 50% ke atas, itu menunjukkan:
isi rilis sangat menarik
hubungan media yang kuat
topik sedang relevan
Rata-rata press release mendapatkan 50.000–200.000 impressions
Untuk publikasi di media tier 1, angka dapat mencapai 500.000–1.000.000 impressions
Jika press release juga dipublikasikan di website brand:
Rata-rata CTR: 1%–3%
Artikel yang sangat relevan bisa mencapai 5%–7%
Rata-rata brand mendapatkan:
10–25 backlink dari publikasi press release
Kampanye besar bisa menghasilkan >50 backlink
Backlink dari media nasional biasanya sangat berharga karena meningkatkan domain authority secara signifikan.
Benchmark sentimen normal:
70–90% positif atau netral
10–30% negatif (biasanya berasal dari opini pembaca atau sudut pandang media tertentu)
Jika sentimen negatif lebih dari 30%, ini menjadi sinyal perlu evaluasi strategi komunikasi.
Press release yang jelas, ringkas, dan newsworthy lebih menarik bagi editor.
Media lebih tertarik pada:
data riset baru
isu yang aktual
event besar
kebijakan perusahaan yang berdampak luas
Relasi yang baik dengan jurnalis bisa meningkatkan kemungkinan rilis dipublikasikan.
Hari dan jam tertentu dapat mempengaruhi tingkat publikasi:
Waktu terbaik: Selasa–Kamis, pukul 09.00–12.00
Perusahaan besar atau menteri/pejabat memiliki peluang publikasi lebih tinggi dibanding brand baru.
Jurnalis mencari berita, bukan promosi. Buat angle yang:
human interest
data-driven
relevan dengan isu terkini
Headline menentukan apakah rilis dibaca atau dilewatkan.
Data riset, survei, kutipan CEO, atau pakar sangat meningkatkan kredibilitas.
Foto, video, dan infografis membuat artikel lebih mudah dipublikasikan.
Mengirim ke 200 media tidak efektif jika tidak relevan dengan sektor industri.
Follow-up yang sopan dapat menaikkan publikasi hingga 10–20%.
Gunakan keyword yang relevan untuk meningkatkan indeksasi Google.
Benchmark rata-rata keberhasilan press release membantu perusahaan memahami di mana posisi mereka dalam strategi komunikasi. Dengan mengetahui standar industri—mulai dari jumlah media publikasi, impressions, CTR, hingga sentimen—brand dapat menilai apakah strategi PR mereka sudah efisien.
Keberhasilan press release tidak hanya ditentukan oleh distribusi, tetapi juga kualitas konten, relevansi isu, hubungan dengan media, serta eksekusi follow-up. Jika benchmark ini diterapkan secara konsisten, brand dapat meningkatkan visibilitas, memperkuat reputasi, dan mencapai dampak komunikasi yang lebih optimal.
Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp
Di era digital yang serba cepat, press release tidak lagi cukup hanya dikirim ke redaksi…
Di era digital 2026, press release bukan lagi sekadar dokumen formal yang dikirim massal ke…
Di era digital yang semakin matang pada tahun 2026, persaingan antar brand tidak lagi hanya…
Press release atau siaran pers telah lama menjadi alat utama dalam dunia public relations (PR)…
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah hampir seluruh aspek dunia digital,…
Di era digital yang semakin kompetitif, press release tidak lagi sekadar dokumen pengumuman formal untuk…