Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap media mengalami perubahan drastis. Jika dahulu publik mengandalkan televisi, surat kabar, dan portal berita sebagai sumber utama informasi, kini masyarakat beralih ke platform media sosial yang lebih cepat dan interaktif. TikTok menjadi salah satu platform paling dominan yang bukan hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga konsumsi berita. Fenomena ini melahirkan istilah TikTok News, yakni format penyampaian informasi yang ringkas, visual, dan mudah dicerna.
Di tengah perubahan tersebut, muncul pertanyaan besar: Apakah press release masih relevan di era TikTok News?
Untuk menjawabnya, kita perlu melihat bagaimana transformasi media, perilaku audiens, dan strategi komunikasi brand telah berubah.
Sebelum menilai relevansi press release, penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Generasi Z dan Milenial, yang kini menjadi kelompok pengguna internet terbesar, cenderung memilih informasi yang cepat, ringkas, dan langsung ke inti pembahasan. Mereka tidak lagi tertarik membaca teks panjang jika tidak perlu, melainkan lebih menyukai konten visual yang mudah dipahami dalam hitungan detik. TikTok hadir sebagai jawaban dari kebutuhan tersebut melalui format video pendek, dinamis, dan algoritma berbasis minat yang mampu menyajikan informasi paling relevan sesuai preferensi pengguna. Kombinasi ini membuat TikTok menjadi salah satu sumber informasi favorit bagi generasi digital, sekaligus mengubah cara brand menyampaikan pesan ke publik.
Namun, karakteristik TikTok News adalah sebagai berikut:
Informasi cepat dan real-time
Penyampaian kreatif dan storytelling
Disampaikan oleh creator, bukan institusi resmi
Memiliki potensi viral tinggi
Cenderung bersifat opini dan interpretatif
Berbeda dengan press release yang bersifat formal, terstruktur, dan berbasis data. Dengan karakteristik itu, muncul gap antara konten informatif institusional dan konten yang dikonsumsi publik.
Walaupun TikTok memberikan bentuk baru konsumsi berita, press release tidak serta-merta tergantikan. Justru, fungsinya tetap fundamental dalam komunikasi korporasi karena beberapa alasan berikut.
Media, jurnalis, pemerintah, dan stakeholder membutuhkan informasi yang akurat dan terverifikasi, sementara TikTok News cenderung menampilkan ulang informasi yang sudah beredar. Dalam ekosistem informasi, press release berfungsi sebagai:
Dokumen resmi untuk klarifikasi
Pernyataan resmi perusahaan
Dasar pelaporan berita oleh jurnalis
Arsip informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
TikTok News bisa saja viral, namun tidak selalu akurat. Press release tetap menjadi sumber primer.
Brand membutuhkan wacana yang terkontrol untuk menjaga citra dan reputasi. Press release memberikan:
Narasi yang utuh dan dapat diatur
Bahasa korporat yang sesuai standar
Kejelasan fakta tanpa spekulasi
Ketika menghadapi krisis atau isu, press release menjadi instrumen yang lebih kuat dan kredibel dibanding konten pendek TikTok.
Perusahaan membutuhkan bukti dokumentasi resmi untuk:
Peluncuran produk
Pengumuman merger atau analisis finansial
Pengumuman kebijakan atau kampanye
Penanganan krisis
Pernyataan hukum
Konten TikTok tidak bisa menggantikan dokumen formal ini.
Meskipun TikTok berkembang, jurnalis profesional dan media mainstream tetap mengandalkan press release sebagai dasar pemberitaan. Press release dapat menjaga:
Konsistensi pesan
Konteks yang tepat
Informasi yang lengkap
Sementara TikTok News sering memfragmentasi konteks demi hiburan.
Jawabannya: YA, dan ini sangat penting.
Jika brand tetap menggunakan format lama tanpa adaptasi digital, press release akan kehilangan daya saing.
Generasi digital tidak hanya mencari data, tetapi cerita. Press release modern perlu:
Menggunakan angle menarik
Memasukkan konteks sosial
Menggabungkan storytelling dengan fakta
Karena media sosial mendominasi, press release harus dilengkapi:
Infografis
Foto profesional
Video singkat
Potongan konten untuk TikTok & Instagram
Dengan cara ini, informasi resmi tetap bisa viral.
Karena konsumsi berita digital meningkat, press release harus ramah SEO:
Gunakan keyword relevan
Buat judul yang dicari audiens
Optimalkan meta description
Gunakan struktur berita jurnalistik
Sertakan data yang mudah dicari di Google
Brand yang mengabaikan SEO akan kalah oleh creator TikTok yang lebih cepat menyebarkan berita.
Era TikTok mengajarkan bahwa audiens ingin informasi cepat.
Press release modern idealnya:
Tidak lebih dari 400–600 kata
Memprioritaskan poin penting di awal
Menggunakan bullet point
Menghindari kalimat bertele-tele
Format lama yang panjang sudah tidak efisien.
Di era digital 2025, AI justru memperkuat fungsi press release, bukan melemahkannya. Tools AI membantu:
Menyusun draft press release lebih cepat
Melakukan analisis dampak publikasi
Menentukan waktu terbaik publikasi
Memprediksi potensi viral
Menghubungkan press release dengan media yang tepat
Dengan AI, press release menjadi lebih terukur dan strategis.
Daripada mempertentangkan press release dan TikTok News, brand sebaiknya menggabungkannya.
Setiap press release dapat dikonversi menjadi:
Video pengumuman 30 detik
Storytelling oleh karyawan
Behind the scenes peluncuran produk
Q&A dari poin press release
Infografis untuk TikTok Slide
Konten TikTok dapat:
Mengarahkan penonton ke informasi resmi
Memperjelas poin-poin penting press release
Membangun engagement
Mengontrol narasi publik
Dengan begitu, brand mendapat dua kekuatan: formalitas dan viralitas.
Jawabannya: Sangat relevan, tetapi harus bertransformasi.
Press release tetap menjadi pondasi komunikasi resmi brand, sedangkan TikTok adalah platform amplifikasi yang mempercepat penyebaran pesan.
Press release memberikan:
✔ Kredibilitas
✔ Struktur
✔ Verifikasi
✔ Kompleksitas informasi
✔ Dokumentasi
✔ Reputasi
Sementara TikTok memberikan:
✔ Jangkauan
✔ Viralitas
✔ Engagement
✔ Popularitas
✔ Narasi visual
Keduanya tidak saling menggantikan, melainkan saling melengkapi.
Brand yang memahami sinergi ini akan menjadi pemenang dalam komunikasi digital 2025.
Anda ingin brand atau acara Anda mendapat sorotan media yang besar?
Dengan jasa press release Akudigital,
Anda dapat memastikan bahwa berita tentang Anda akan mencapai ribuan mata dan telinga yang ingin mendengar.
Kami akan membantu Anda menyusun cerita yang menarik dan memastikan pesan Anda sampai ke tangan para jurnalis yang tepat.
Jadikan setiap momen berharga Anda menjadi headline yang menggetarkan dengan bantuan jasa press release Akudigital.
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp
Di era digital yang serba cepat, press release tidak lagi cukup hanya dikirim ke redaksi…
Di era digital 2026, press release bukan lagi sekadar dokumen formal yang dikirim massal ke…
Di era digital yang semakin matang pada tahun 2026, persaingan antar brand tidak lagi hanya…
Press release atau siaran pers telah lama menjadi alat utama dalam dunia public relations (PR)…
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah hampir seluruh aspek dunia digital,…
Di era digital yang semakin kompetitif, press release tidak lagi sekadar dokumen pengumuman formal untuk…